Fantasista The 10

The Blue, Black, and White Of My Life

Jun
19

Lanjutan dari Flash fiction yang pertama, tapi yang ini belom dikirim ke blogfam. Mungkin setelah dipasang di blog kali ya….tapi tolong yang dikomentarin…

Hamil Tiga Bulan

“Aku hamil To…”
“Apa…??”

Aku setengah tak percaya mendengar tiga kata yang disampaikan kekasihku Santi.
Dadaku bergejolak. Pikiranku gelap tak tentu arah. Aku masih tak percaya dengan
perkataan Santi.

“Yang benar kamu San? Jangan bercanda kamu !!” nadaku sedikit meninggi.

Pertanyaanku dijawab isakan tangis yang kian kencang. Hati dan otak ini berontak melawan kenyataan yang diungkapkan wanita di hadapanku.

“Sudah berapa bulan?”
“Hampir tiga bulan To…”

“Hah….Tiga bulan.” Ya Tuhan, tolong sadarkan aku dari mimpi buruk ini.

“Kamu harus bertanggung jawab…ini hasil perbuatan kita berdua.”

Aku semakin terdiam. Bingung akan menjawab apa. Kami berdua masih terlalu muda untuk memiliki sebuah komitmen. Aku 20 tahun sedangkan Santi baru 18.

“San, aku nggak bisa….aku…”
“To, kamu harus tanggung jawab. Ini anak kita. Aku mohon To…”
“San…aku…aku…” aku tak mampu melanjutkannya.

Tangisnya pun pecah. Menghimpit aliran darah dalam tubuhku. Aku terdesak. Namun, Lambat laun suara itu hilang. Aku gembira.

Kulihat Santi seperti tertidur. Ku coba bangunkan. Ia tak bergerak. Tak bernapas. Hanya ada darah segar yang mengalir dari tubuhnya. Aku telah membunuhnya.

Aku terdiam. Tak bisa bergerak.

tolong dikomentarin ya…..makasih…

  1. linda Said,

    loh kok blom dikirim
    ayo buruan kirim
    tragis banget ya endingnya
    btw, lam kenal ya. makasih dah mampir ;)

  2. ciya! Said,

    hwakakakakak!
    ngakak gw bacanya…
    knapa lo tiba2 kepikiran ttg
    masalah hamil-hamilan?
    huaaaa kocak..!
    ayo sidik tetap semangadh…!
    kreatip pisan euy!

  3. Muhammad Ilman Akbar Said,

    ck..ck..ck..
    Bagus sih dik, tapi gw kok nggak terlalu tertarik ya?

    Apa karena temanya terlalu ’sinetron’

    =D

  4. Sidicx The 10 Said,

    Makasih udah komen….

    hehe..tau tuh, gw tahu2 udah kepikiran buat tema ini. Kan keren tuh pembunuh berdarah dingin.

    terlalu “sinetron” ya Man?? mungkin emang karena sinetron indonesia yang ga kreatif (LOL)….hehe…

  5. w@hyu Said,

    Ceritanya keren..!! Awalnya aku gak mikir endingnya bakal seperti itu. Buruan dikirim atuh, aku do’ain mudah2an dimuat di buku FF-nya BlogFam :)

  6. Franova Said,

    dik, iya tuch terlalu sinetron banget…kalo mau seru gw saranin ceritanya bisa buat yang ngebaca jadi mikir…jadi agak rumit gitu…

  7. the diandras Said,

    ah dik sekarang cewe hamil itu biasa, gimana kalo dibuat “to aku hamil. tapi kayanya ini bukan anak kamu..” huahuahuha. seru kaaan? baru santi-nya dibunuh..

Add A Comment

Sidicx The 10