Archive for November, 2006
30
Goresan kecil ini saya tulis karena terinspirasi oleh masih enggannya sebagian orang untuk mendonorkan darahnya. Buah keprihatinan saya ini ingin dituangkan dalam bentuk seruan dan ajakan bagi siapa saja untuk bisa menjadi pendonor.
Saya sendiri termasuk rutin dalam melakukan donor darah. Sampai saat ini saya telah 6 kali melaksanakan donor. Mungkin pertama saya ingin menceritakan kisah hidup saya tentang donor darah ini. Dari dahulu saya sudah mempunyai keinginan untuk melakukan donor, terutama dikarenakan dua orang kakak wanita saya rutin untuk donor. Jadi, saya punya keinginan untuk mendonorkan darah saya setelah diperbolehkan umurnya.
Ketika itu ada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Al-Ikhsan Serdang Kemayoran. Acara tersebut berisi pengobatan gratis, bakti sosial, dan juga donor darah. Saya pun terdaftar sebagai panitia. FYI, saat itu usia saya belum genap 17 tahun, karena saya lahir pada 27 Juni 1988. Acara itu diselenggarakan pada awal Januari 2005. Nah, kebetulan ada donor darah, jadi saya langsung menuju tempat donor darahnya. Ketika saya menanyakan kepada petugas donor mengenai boleh tidaknya saya donor, ia pun menjawab, “Belum boleh dek…” Memang sih pada saat itu saya belum genap 17 tahun, waktu saat seseorang boleh donor, namun kan saya berniat tulus buat donor.
Akhirnya keinginan ini saya kubur dalam-dalam. Waktu terus berlalu, namun dalam hati hasrat untuk donor darah tetap terjaga. Saya pun mengikrarkan bahwa saat usia saya 17 tahun, salah satu hal yang paling ingin saya lakukan adalah donor darah. Dan akhirnya saya pun tiba pada saat saya mengalami yang namanya “sweet seventeen”. Tidak seperti kawan-kawan seusia saya yang pada usia 17 ingin melakukan hal-hal sebebasnya, saya hanya ingin untuk bisa donor.
Namun, keinginan saya harus tertunda sampai beberapa lama dikarenakan pada saat saya berulangtahun tersebut adalah masa-masa ujian. Bulan Juni dan Juli penuh dengan UAN, dan SPMB. Setelah itu masa sebulan menjadi masa-masa penantian apakah saya berhasil masuk UI atau tidak. Dan akhirnya penantian saya terjawab pada tanggal 6 Agustus 2005. Yes, saya masuk ke Fasilkom UI, kampus impian saya.
Namun, saat itu saya merasakan ada satu bagian dari diri saya yang belum terisi. Yap, saya belum melaksanakan niat saya yaitu donor darah. Dan pada siang harinya masih pada tanggal 6 Agustus 2005 itu saya langsung menuju ke UNIT TRANSFUSI DARAH DAERAH PMI DKI JAKARTA yang berada di Jl. Kramat Raya No. 46, Jakarta Pusat. Akhirnya hari itu saya berhasil untuk mendonorkan darah saya dan mendapatkan kartu donor berwarna putih. Sungguh bahagianya hatiku, terlebih lagi bisa menyaksikan orang lain bahagia karena terselamatkan nyawanya atas bantuan darah saya.
Dari hari tersebut sampai saat ini saya telah donor 6 kali. Rincian tanggalnya adalah pada 6 Agustus 2005, 25 November 2005, 24 Februari 2006, 25 Mei 2006, 25 Agustus 2006, dan terakhir pada 28 November 2006. Alhamdulillah saya bisa rutin setiap 3 bulan sekali.
Intinya, saya ingin mengajak semua yang membaca goresan tulisan ini untuk bisa ikut merasakan kebahagiaan saya saat mendonorkan darah. Ditambah lagi apabila terlintas bayangan orang-orang yang bahagia saat menerima bantuan darah tersebut. Nyawa seseorang dapat terselamatkan dengan bantuan setetes darah kita. Betapa mulianya perbuatan tersebut.
Di bawah saya lampirkan beberapa literatur manfaat donor darah dan juga foto-foto orang yang sedang mendonorkan darahnya.
- “Donating blood may reduce the risk for heart disease and stimulate the generation of red blood cells. In patients prone to iron overload, blood donation prevents the accumulation of iron. The amount of toxic chemicals (e.g. mercury, pesticides, fire retardants) circulating in the blood stream is reduced by the amount contained in given blood. Anecdotally, elderly people in good health have reported feeling invigorated by giving blood on a regular basis.” Diambil dari sini
- “donor darah dapat membantu menurunkan resiko terkena serangan jantung.” Diambil dari sini
- dll. Untuk lengkapnya silahkan buka http://www.palangmerah.org yang berisi informasi seputar transfusi darah.
Kemudian ada beberapa foto seputar donor darah.
Kalo yang ini jarum suntik buat donor
Yang ini nih foto orang lagi donor
Ada lagi foto orang donor
Terakhir…
Ayo Donor Darah…!!!
20
Nemu Puisi Lama Gw….
Posted in My Masterpiece.:Pas lagi buka-buka file di Flashdisk, gw nemu ada puisi yang udah lama gw tulis. Hm, sepertinya cukup layak buat diposting di Blog:.
Sekali dan sekali lagi…
Aku bukan matahari yang bersedia membakar dirinya untuk menghangatkan bumi ini
Aku bukan angin musim semi yang membelai manja dirimu hingga terlelap
Aku bukan mawar yang merah merekah merangkai indahnya taman hatimu
Aku bukan malam yang menyelimuti langit hingga fajar muncul dengan malu-malu
Aku hanya manusia biasa yang pasti memiliki kekurangan dan kesalahan
Aku hanya sebutir debu kecil tak berarti di tengah terik panas mentari
Aku hanya buih di laut biru yang mudah terhempas gelombang kehidupan
Aku hanya selaksa cahaya dalam pekatnya malam yang kelam
Namun…
Aku yakin bisa menjadi bintang yang menyinari kehidupan dan berikanmu senyuman
Aku yakin bisa jadi lazuardi senja yang mendekap bumi dan berikanmu kedamaian
Aku yakin bisa merangkai indahnya pelangi di cakrawala dan berikanmu pengharapan
Aku yakin bisa jadi embun suci di kala pagi yang berikanmu kesejukan
Akulah aku…
17
Sebenarnya tulisan yang ini adalah cerita sampingan dari aksi Bush yang gw ikuti kemarin. Untuk reportase lengkap tentang aksi Bush, langsung aja liat tulisan gw yang sebelumnya atau silahkan buka di sini. Cerita gw kali ini melengkapi kebahagiaan gw bisa ikut aksi kemarin. Salah satu pengalaman indah juga. Kalo mau tau kenapa gw bilang indah, terusin baca tulisan ini.
Selayaknya sebuah aksi yang terencana dengan baik, maka perlu ada tim khusus yang menangani medis. Pada aksi kemarin terdapat beberapa tim medis, tapi yang gw lihat aktif bekerja hanya yang dari FKUI. Oh iya, sedikit spoiler alias bocoran, tulisan ini berkisar pada tim medis FKUI itu. Jadi, ceritanya gw bertemu dengan SEORANG BIDADARI YANG TURUN KE BUMI. Wuuss, saking pentingnya bagian itu sampai-sampai gw tulis dengan uppercase semua. Yap, entah disengaja atau tidak, gw melihat ‘penampakan’ seorang bidadari yang selama ini hanya ada dalam alam mimpi gw aja.
Siapakah bidadari itu?? Ya karena di awal udah gw ungkit ada tim medis FKUI, berarti bidadari itu ada diantara mereka. Pertama kali gw ngeliat pas lagi masih di kampus UI Salemba. Saat mau naik ke bus dan jalan menuju Bunderan HI, gw ngeliat ada sesosok wanita berjilbab rapi berwarna merah hati tersenyum bersama temannya. Langsung pandangan ini refresh alias ter-segarkan akan pemandangan tersebut. Kalo digambarkan mungkin seperti ini. Tinggi sekitar 160cm, wajah putih dengan pipi merona, agak keArab-Araban, memakai pakaian berwarna merah hati dan dibungkus rompi bertuliskan SMFKUI berwarna hijau muda. Cukup menggambarkan ga ya??
Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa emang dengan si ‘dia’ sampai gw menyebutnya sebagai ‘bidadari’?? Gw pengen sedikit cerita tentang diri gw. Jujur nih, jarang banget gw bisa cerita-cerita kayak gini. Sampai sekarang gw punya cita-cita untuk bisa mempunyai pasangan hidup seorang dokter. Dokternya pun inginnya dari Universitas negeri. Ia harus memenuhi kriteria yang telah aku canangkan. Apa aja tuh?? Yang pasti dia harus berjilbab rapi, sholehah, boleh cantik, boleh kaya, boleh cerdas, boleh yang bagus-bagus deh. Dan tahukah kalian semua yang baca tulisan ini, bahwa sosok wanita yang gw liat pada aksi kemarin itu memenuhi sebagian dari kriteria ‘bidadari’ bagi gw.
Dokter, minimal dia calon dokter, sudah memenuhi salah satu kriteria utama yaitu dokter. Kemudian berjilbab rapi dan Insya Allah sholehah, jelas merupakan kriteria utama hampir semua lelaki muslim di seluruh dunia. Wajahnya yang cantik dan senyumnya yang manis menjadi pelengkap yang juga utama. Cerdas pula, dokter gitu loh…
Pengen rasanya gw cari tau tentang si ‘dia’. Ada yang tau?? Di mana nih anak FKUI?? give me clue about her…
Namun, sampai saat ini hal yang bisa gw lakukan adalah mencoba untuk terus memperbaiki diri. Sekaranglah saatnya untuk mempersiapkan diri. Kalo emang mau mendapatkan yang terbaik ya berarti gw harus menjadi yang terbaik juga. Kan ga lucu kalo pasangannya dokter cuma seorang Sarjana Komputer gagal yang ‘biasa-biasa saja’. Waduh, nanti ga sebanding donk. Paling keren kalo ntar sepasang lulusan terbaik dari fakultasnya masing-masing bisa dipersatukan oleh Allah untuk menjadi prototype keluarga teladan.
Pasti banyak dari yang baca apa yang gw tulis berpikir seperti ini, “Wah, si Sidik lulus aja belum udah mikirin nikah mulu.” Wajar banget kali ya. Gw aja udah sering banget denger komentar temen-temen gw kayak gitu. Namun, gw pikir mah ya namanya juga manusia pengen yang terbaik, jadi harus ada persiapannya dari sekarang. Tul ga??
Temen-temen yang baca tulisan ini, doakan gw bisa dapat yang terbaik dalam hidup gw ya. Terutama pasangan hidup, karena dialah yang akan menemani gw untuk mewarnai indahnya dunia ini dengan kasih sayang. Ya Allah, berikanlah kepadaku pasangan yang terbaik, karena Engkaulah yang paling mengetahui yang terbaik bagiku. Pasangan yang lebih baik daripada ‘bidadari’ yang baru saja aku temui. Amin.
Ceriaku Bertemu Bidadari
(dinyanyikan dengan nada lagu Ceria dari J-Rock’s)
Hari ini ikut aksi
Menentang Bush yang ke sini
Bersama rekan semua
BEM-BEM seJakarta
Di tengah aksi ku melihat
Sesosok cantik yang menarik
Rasa hati tuk mendekati
Mengenal dirinya
Semua orang yang melihatnya
Terpana akan kecantikannya
Namun ku hanya diam sendiri
Memandang keindahan sejati
Bertemu bidadari (*)
Yang sangatlah cantik
Dan juga baik hati
Ingin kuajak bersamaku
Warnai kehidupan ini
17
Kemayoran, Kamis pukul 20.00 WIB, 16 November 2006
Hari ini banyak hal-hal dalam kehidupan gw yang ga bakalan gw lupakan. Gw memulai hari ini dengan ceria, walaupun agak ngantuk. Kuliah seperti biasa, namun agak berbeda karena gw bawa Jaket Kuning kebanggaan. Yap, pagi tadi gw telah mempersiapkan diri untuk ikut Aksi Menyikapi Kedatangan Presiden Amerika Serikat George W Bush. Setelah kuliah Struktur Data dan Algoritma, gw bersama iLm@N langsung bersiap untuk mengoordinir rekan-rekan Fasilkom lain yang ingin ikut serta dalam aksi. Alhamdulillah, sampai pada saat kami berangkat terkumpul 15 orang Pejuang Merah Biru. Mereka adalah gw(Sidicx), iLm@N, Abe, Yudi, Smile, Dania dan juga rekan-rekan 2006 yaitu Salman, Rosi, Faruk, Ramadhan, Kukuh, Arif, Linda, Emni, dan Winda.
Kami semua berangkat sekitar jam 11.40 WIB menggunakan sekitar 5-6 bus. Setelah perjalanan panjang yang melelahkan, akhirnya rombongan UI Depok sampai di tujuan yaitu kampus UI Salemba pada pukul 12.25 WIB. Langsung massa aksi UI menuju Masjid Arief Rahman Hakim yang sedang direnovasi untuk melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah. Jam 13.10 baru massa berbaris kembali di belakang mobil sound yang merupakan pusat koordinasi dan komando aksi. Selama kurang lebih 40 menit kami mendengarkan beragam orasi yang disampaikan oleh perwakilan Lembaga Fakultas. Tak berapa lama, rekan-rekan dari UNJ yang memang telah kami tunggu akhirnya tiba juga. Komando untuk kami mobilisasi ke bus langsung terdengar.
Oh iya, tujuan kami ke kampus UI Salemba selain untuk Sholat Dzuhur juga untuk menjemput dan mengajak rekan-rekan FK dan FKG untuk ikut berpartisipasi. Jadi, sekarang jumlah massa UI bertambah besar. Akibatnya, bus yang disediakan untuk mengangkut kami tidak mencukupi. Karena tidak ada pilihan lain, rekan-rekan UI pun memutuskan untuk naik ke atap bus(termasuk gw). Memang sih berbahaya, namun itulah seni dari perjuangan dan pengorbanan. Gw pun merasakan pengalaman pertama naik di atap bus yang berjalan. Semoga bukan yang terakhir kali, amin.
Intinya, perjalanan gw dari kampus UI Salemba menuju Bunderan HI menjadi pengalaman yang sangat seru dan takkan gw lupakan. Benar-benar terasa perjuangannya. Tak berapa lama kami sampai di Bunderan HI. Semua massa UI turun dari kendaraan. Ada kejadian menarik(lagi..) yang gw alami. Saat gw turun dari atap bus, gw terjatuh. Alhamdulillah ga parah. Gw terjatuh dengan posisi kaki di atas dan menimpa Abe ‘03 yang berniat menolong gw turun. Gw menyangkutkan satu kaki gw pada jendela sehingga tidak sampai ke tanah. Alhamdulillah, naik atap sukses, turun pun sukses(walaupun) terjatuh.
Di Bunderan HI massa telah berkumpul. Gw perkirakan jumlahnya sekitar 1000 orang lebih. Aksi Bush ini diikuti oleh BEM se-JaBoTaBek dan BEM Aliansi Mahasiswa Jakarta Raya. Asal kampusnya pun beragam. Namun, tetap massa terbanyak datang dari UI. Dari Bunderan HI kami beranjak menuju ke Istana Negara. Kami long march sambil meneriakkan yel-yel dan lagu-lagu perjuangan. Sampai di pertigaan depan Istana Negara, kami disambut oleh para polisi yang dengan setia menemani aksi kami. Mereka membentuk border untuk menghalangi massa aksi untuk mendekat ke istana. Karena aksi kami adalah aksi damai, jadi kami menjaga supaya tidak terjadi friksi dengan polisi.
Di depan istana beragam orasi dari rekan-rekan UI dan yang lainnya ramai membahana. Ada juga aksi teatrikal yang menggambarkan kekejaman Bush dan antek-anteknya. Yang lucu dan unik, ada seorang rekan dengan jaket warna oranye dengan nyentriknya mengajak bapak polisi untuk berfoto bersama. Ya untuk menurunkan suhu dan tensi aksi tersebut. Terakhir, seluruh ketua lembaga eksekutif kampus yang mengikuti aksi tersebut membacakan pernyataan sikap terhadap kedatangan Presiden Bush ke Indonesia. Pada intinya seluruh massa menolak kedatangan Bush dengan agenda terselubung yang dapat merugikan bangsa Indonesia.
Pukul 16.50 WIB aksi bubar dengan damai. Massa aksi berkumpul sesuai dengan kampus dan fakultasnya. Gw bersama rekan-rekan Fasilkom yang lainnya berkumpul untuk penutupan dan doa. Setelah itu kami berfoto bersama untuk dokumentasi BEM Fasilkom. Kemudian kami bergerak ke gedung RRI untuk melaksanakan sholat Ashar. Setelah sholat Ashar gw langsung pamit pada rekan Fasilkom yang lain untuk pulang duluan karena memang rumah gw lumayan dekat dari situ.
Kesan gw akan Aksi kali ini adalah gw sangat-sangat PUAS. Ga nyesel sama sekali cabut kuliah Fisika II dan Kalkulus untuk ikut aksi ini. Dengan semua pengalaman yang gw alami, wah ga sebanding deh kuliah. Bisa naik di atap bus untuk pertama kalinya, jatuh dari atap bus, aksi bareng rekan-rekan mahasiswa se-JaBoTaBek, dan merasakan berjuang bersama iLm@N dkk. Sungguh pengalaman yang indah. Peluh dan keringat yang menetes menjadi saksi perjuangan kami menegakkan kebenaran di bumi nusantara ini.
Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
Hidup Mahasiswa !!
Hidup Rakyat Indonesia !!
14
Syndrome Males Ngisi Blog
Posted in Cerita hari-harikuWaduh…
Sekarang gw lagi kena penyakit males ngisi blog. Makanya kalo yang sering mengunjungi blog gw trus ternyata nggak ada tulisan baru dari gw sorry banget ya…
Oke deh…gw mulai nulis lagi…Ceritanya kemarin nih…
Siang kemarin, 13 November 2006 di Fasilkom diadain acara Musik Kantin. Apaan sih Musik Kantin?? Buat Informasi aja nih…Musik Kantin itu acara yang diadain sama Bidang Olahraga dan Kreasi Seni BEM Fasilkom UI. Acaranya itu ada Musik live yang diisi sama anak-anak Fasilkom juga. Kebanyakan yang nonton juga anak Fasilkom. Tapi kadang ada juga kok anak dari fakultas lain yang datang dan ikutan nonton.
-Gw juga pernah tampil lho di acara ini- Nah, pas kemarin Selasa itu gw menemukan hal yang menurut gw luar biasa. Kenapa luar biasa?? ya abis jarang-jarang banget gw ngeliat fenomena kayak gini. Apa sih?? Penasaran banget nih gw…
Ya udah deh…gw ceritain. Ceritanya gini, gw ngeliat ada seorang wanita alias cewe alias perempuan, kebetulan dia pake kudung or kerudung or penutup kepala. Tau ga, dia NGEROKOK sambil nonton acara live music di kantin fakultas gw. Ya Allah, parah bener nih cewe. Sambil mengelus dada dan beristighfar gw kagak bisa diam. Hm…Menurut lo semua gimana?? Tolong donk lo komentarin…
Gini sih masalah utamanya. Walaupun gw kagak kenal sama tuh cewe, tapi kan dia itu memakai suatu simbol yang menjadi penanda oleh orang kalo dia itu orang Islam. Ya itu, kerudungnya itu. Orang kan kalo ngeliat ada cewe pake kerudung pastinya langsung mengafiliasikan orang itu kepada Islam. Nah, orang-orang pada ngeliat dia ngerokok, berarti kan dia merusak nama wanita Islam. Setuju ga??
Emang sih dia ga make jilbab yang sebenarnya alias yang diajarin dalam Islam. Setahu gw kalo dalam Islam tuh disuruhnya pake JILBAB, bukan KERUDUNG atau KUDUNG. Nah, kalo cewe yang kemarin gw liat itu nggak pake jilbab, tapi pakenya kerudung yang model dililit di leher gitu. Tetep aja fatal dan merusak nama Islam secara keseluruhan.
Kalo dari gw mah gini. Kasarnya, mending copot aja deh tu kerudung kalo masih ngerokok. Gw ngeliat cowo ngerokok aja udah muak dan kesel banget, apalagi ngeliat cewe ngerokok. Girl, ke laut aja deh lo…!!!
Udah dah itu dulu…gw harapin sih ada yang mau komentar. Ntar kita bisa diskusiin bersama.
Ciao…


