Archive for October, 2007
30
Gw juga nggak mau kalah sama Ilman yang cerita tentang Pesta Blogger 2007. Di rumah gw juga ada pesta kok, hwehehe…Kalo yang belom baca postingan Part 1-nya, wajib baca dulu biar nyambung. Buka deh ya..
Cerita Pernikahan Kakakku (Part 1 - Akad Nikah)
Di postingan sebelumnya gw udah menceritakan dari mulai pagi sampai akad nikah dilaksanakan. Selanjutnya adalah sesi pemberian ucapan selamat dan doa restu dari keluarga dan para tamu undangan. Pada waktu pelaksanaan akad ini, saudara yang dateng juga udah banyak. Keluarga dari pihak bapak alhamdulillah bisa dateng banyak. Dari keluarga ibu juga nggak kalah banyak. Ada rombongan dari Bandung yang datang dengan beberapa mobil. Ada juga Pakde Kardi yang jauh-jauh datang dari Kutoarjo. Alhamdulillah juga Mbah gw yang masih ada, Mbah Salbiyah, Ibunya bapak gw, bisa datang dan memberikan doa restu bagi cucunya. Pokoknya rame deh. Pagi itu silaturahim terjalin dengan indahnya, antara keluarga dari ibu dan keluarga dari bapak yang jarang-jarang bisa ketemu dan saling bertukar cerita.
Seusai para tamu undangan memberikan ucapan selamat pada kedua mempelai, mereka langsung menuju tempat makanan. Oiya, pernikahan kakak gw ini mengaplikasikan prinsip pemisahan antara laki-laki dan wanita. Nggak menyeluruh sih karena emang tempatnya nggak cukup. Gw coba deskripsikan deh. Jadi, area tempat mempelai berada merupakan zona gabungan, dengan pintu yang memang cuma satu. Namun, pintu keluarnya ada dua sehingga bagi yang laki-laki alias bapak-bapak menuju ke arah kiri dan yang wanita alias ibu-ibu menuju ke arah kanan. Tempat duduk untuk para tamu juga dipisah. Tempat bagi ibu-ibu berada di sebelah kanan. Sementara tempat bagi bapak-bapak berada di sebelah kiri dan dipisahkan dengan gubuk-gubuk tempat makanan++ (Makanan tambahan: es krim, kambing guling, dan bakso). Manfaatnya banyak loh dipisah kayak gini. Selain untuk menjaga hijab antara yang laki-laki dan wanita, pemisahan ini juga membuat situasi lebih kondusif, teratur, dan rapih. Hmm…cara seperti ini mungkin akan gw terapkan di pesta pernikahan gw nanti. Nanti masih lama….hwehehe…
Di saat para tamu sedang menikmati hidangan, ternyata kedua mempelai pun kelaparan, hwehehe…Mereka dibawakan sepiring nasi beserta lauk dan sayurnya. Seru juga tuh pas lagi mereka suap-suapan. Jadi ngiri, hwehehe…terlihat banget kebahagiaan di wajah Mbak Yanti dan Aa Idin. Setelah makan ada sesi pemotretan bagi mempelai dengan pengarah gaya yaitu fotografer yang terlihat cukup handal dan profesional. Langsung dah mereka bergaya bagaikan raja dan ratu. Sip..sip..keren dah. Sekitar pukul setengah 12 mereka berganti busana sekalian waktu untuk istirahat dan sholat dzuhur. Kalo pas lagi akad pagi tadi mereka kompakan pake setelan berwarna putih, untuk kostum kedua nuansa warna pink yang diekspos. Komplit dari mulai selop sampai kopiah yang dipakai pun warnanya pink. Ngepas dan matching banget sama warna ruang pelaminan, kamar pengantin, dan tenda. Gw sendiri pas lagi jam segitu lagi ke mesjid bareng sama tamu dan saudara buat sholat dzuhur berjamaah.
Serunya pas lagi ketemu saudara adalah obrolan seputar hidup: kuliah, kerja dan/atau nikah. Sama aja kayak kemaren pas lagi gw ngobrol sama saudara. Nggak yang muda nggak yang tua nanyainnya sama aja: KAMU UDAH ADA CALON YA DIK? Buset dah…Banyak pertimbangan kali buat gw menentukan pendamping hidup. Nggak bisa main-main. Lagian sekarang pertimbangan gw buat nikah tuh lebih banyak. Gw nggak akan nikah sebelum kakak cewe gw yang nomor dua nikah. Lagian kan gw cowok gitu, usia optimal untuk menikahnya lebih tua daripada wanita. So, santai aja. Menikah memang penting, tapi lebih penting mempersiapkan pernikahan sebaik-baiknya….Huhu, bijak sekali gw…
Kembali ke cerita. Setelah sholat dzuhur, perut gw mulai berteriak-teriak untuk diisi dengan makanan. Memang gw baru makan pagi, itupun cuma sedikit. Entah kenapa hari itu nafsu makan gw sangat menurun. Padahal makanannya melimpah. Enak-enak pula. Ya udah, gw pun langsung mengambil makan secukupnya dan langsung duduk di samping Mas Dian, sepupu gw dari keluarga Ibu yang tinggal di Bandung. Tahukah lo apa percakapan yang kami bicarakan? Yap, jawaban anda tepat. Masalah jodoh lagi. Mas Dian nanyain juga gw udah punya calon apa belum. Hmmm…jawaban gw ya belum ada karena memang belum ada. Ntar lah Mas kalo emang udah ada pasti gw ceritain. Percakapan berlanjut dengan gw yang menanyakan tentang kabar kalo dia mau menikah. Dan ternyata memang benar dia akan menikah bulan Maret tahun depan. Oke deh Mas, semoga pernikahannya sukses ya.
Seperti tertulis di undangan dan jadwal acara, Resepsi pernikahan alias Walimatul Ursy dimulai pada jam 13.00 dan berakhir pada jam 17.00. So, sekitar jam 1 siang tamu pun mulai berdatangan. Kambing guling dan bakso pun mulai tersaji, kesempatan bagi gw untuk berburu makanan, hwehehehe…Tamu yang datang sangat beragam. Mulai dari keluarga bapak, keluarga ibu, tetangga dekat, tetangga jauh, temannya Mbak Yanti, temannya Aa Idin, temannya bapak dan ibu, sampai orang-orang penting semacam pak Lurah dan pak Jenderal (pakde gw, Pakde Mardi kan Letnan Jenderal). Semua datang dengan tujuan untuk bersilaturahim seraya mengucapkan selamat dan doa restu pada kedua mempelai dan keluarga. Kondisi pun mulai hectic ketika arus tamu menjadi makin padat. Undangan yang disebar berjumlah lebih dari 500 buah. Yang datang tamunya bisa mencapai lebih dari 1000 orang coz keluarga datang ramai banget.
Di pertengahan waktu resepsi, kedua mempelai kembali berganti busana. Kali ini nuansa merah yang sangat mendominasi. Oke juga tuh ganti warna terus. Selain sesi pemberian selamat dan doa restu, ada juga selingan berupa sesi pemotretan untuk keluarga atau kerabat dengan kedua mempelai. Gw yang emang demen megang kamera kebagian tugas tambahan menjadi tukang potret. Lumayan lah, nambah-nambah dokumentasi pernikahan selain dari fotografer. Oiya, hampir lupa. Dari awal memang rencananya acara resepsi akan diramaikan dengan penampilan nasyid secara Live oleh tim nasyidnya FKM UI. Tadinya pengen tampil jam 13.00. Namun akhirnya telat dan baru bisa tampil sekitar pukul setengah empat sore. Mereka membawakan sekitar 6 buah lagu. Nah, ada yang seru dan keren di penghujung penampilan mereka.
Ada penampilan nasyid spesial. Tim Nasyid FKM featuring Sidik. Hmm…berasa sangat spesial karena gw sebagai adiknya Mbak Yanti mempersembahkan sebuah tembang nasyid bagi kedua mempelai. Huhu…adik yang baik…Pada kesempatan kemaren itu gw menyanyikan “Hari Bahagia” milik Justice Voice. Sesuai banget tuh isi lagu sama momen pernikahan ini. Penampilan gw yang sederhana dan alami (karena memang tidak latian terlebih dulu. Baru juga kenal sama tim nasyidnya beberapa menit yang lalu) menjadikan elemen spesial makin ketara. Tapi jangan dikira penampilan gw minimalis dan tidak berkesan. Penghayatannya berasa banget sampe gw merem-merem gitu nyanyinya. Dan hasilnya? Sukses berat Man !! Ortu yang belum pernah denger gw nyanyi beneran langsung bilang suara gw bagus. Bahkan kakak pertama gw Mas Dody yang jarang banget muji gw, bilang kalo suara gw bagus. Hmmm…akhirnya mereka sadar. Gw jadi semangat terpacu buat terus memperbaiki kualitas vokal gw. Oia, kedua mempelai juga berterima kasih ke gw udah dikasih kado berupa lagu yang dinyanyikan dengan indah. Liat nih gaya keren gw pas lagi nyanyi….hwehehehe
Tamu yang datang tetap ramai hingga menjelang pukul 5 sore. Bahkan ada juga beberapa yang datang lewat dari pukul 5. Tetap aja kita terima walaupun mereka telat, hehe…Menjelang masuk waktu Maghrib proses perapihan pun dilakukan. Kursi-kursi mulai ditumpuk dan sampah-sampah dibersihkan. Tamu pun sudah meninggalkan lokasi pernikahan. Paling tinggal keluarga aja yang masih ada. Semua lelah, terutama keluarga gw dan kedua mempelai. Hari ini emang bisa dibilang hari yang panjang dan melelahkan, tapi berkesan dan terkenang selalu. Sampai malam pun kerjaan buat gw ada aja. Yang bantu inilah, itulah. Yang akhirnya bikin waktu belajar gw buat 2 ujian pada hari Senin jadi sangat-sangat tidak optimal. Susah banget buat nyari waktu belajar bener. Sampe pusing gw…
Overall, pelaksanaan resepsi alias walimatul ursy berlangsung dengan lancar, aman, dan terkendali.
[BERSAMBUNG KE PART 3-END]
30
Assalamualaikum…
Sesuai janji gw pada postingan terdahulu, hari ini gw akan memposting cerita-cerita seputar pernikahan kakak gw tercinta. Kalo belum baca postingan gw yang kemarin, baca dulu ya DI SINI.
Jumat Malam, 26 Oktober 2007
Kondisi di rumah gw sudah berubah. Nuansa warna pink ada di sana-sini. Gw sendiri nggak nyangka udah se beda ini rumah gw. Berhubung gw harus kuliah dulu, apalagi Jumat kemarin itu ada kuliah pengganti RPL sampai jam 4 sore, akhirnya gw baru bisa sampai di rumah jam 8 malam. Nggak enak juga sih sama keluarga karena nggak bisa ikutan bantuin segala hal teknis yang dikerjakan sepanjang Jumat itu. Ya udah, gw ngebantu sebisanya aja. Alhamdulillah banyak orang yang bantuin, mulai dari tetangga sampai sodara-sodara.
Nggak banyak sih yang gw kerjain malam itu. Akhirnya gw naik ke kamar gw, ternyata ada Mbak Septi, kakak kedua gw (bukan yang mau nikah) lagi nonton tipi. Ternyata dia tergusur coz tipi di bawah udah dipindahin. Kondisi di lantai dua rumah gw udah kayak gudang aja. Barang-barang ditaruh di atas semua, jadi penuh banget. Kamar gw pun ikut kena imbasnya. Malam itu yang tadinya niat gw buat ngerjain tugas kelompok RPL yang use case itu, akhirnya cuma kepake buat tidur doank. Gw tergeletak seadanya di karpet ruang keluarga sekitar jam 10 malam.
Sabtu, 27 Oktober 2007
Gw terbangun paginya sekitar jam 5 pagi. Langsung aja gw sholat subuh. Setelah itu rapi-rapi kamar dikit, langsung turun ke bawah buat ngebantu-bantu. Ternyata ga banyak juga yang bisa gw lakukan karena emang udah ditanganin sama tetangga. Gw aja sampe sempet dimarahin sama ibu gw coz cuma diem aja. Lah kan bingung mau ngapain. Akhirnya gw smsan aja sama Gista. Cerita kalo gw banyak bengong. Ternyata sama juga dia pas kakak pertamanya yang cewek nikah tahun lalu, dia juga nggak banyak kerjanya. Oo..emang gitu berarti. Akhirnya gw dapet kerjaan juga, dimintain tolong ibu buat ngegoreng ayam. Hmm…pekerjaan yang gampang-gampang susah. Tapi karena emang gw suka masak, ya lancar. Pekerjaan kalo dinikmatin mah enak-enak aja…
Abis ngebantuin, gw langsung naek ke atas lagi buat mandi. Blom sempet rapi-rapi banget, ya pake celana panjang sama kaos dulu, kali aja masih ada yang perlu dibantu. Baru pas jam setengah 8 gw mulai ganti pakaian rapi. Hari itu gw bakal make jas lengkap sama kemeja dan dasinya. Hmmm…jarang-jarang gw pake jas. Terakhir kali pake itu pas lagi wisuda SMA dulu, berarti udah lebih dari 2 tahun yang lalu. Acara rapi-rapi selesai plus disemprot pake parfum yang wanginya mantabh. Sekitar jam 8an rombongan mempelai prianya sampai. Wah, mereka sampai kepagian juga. Ya kita langsung siap-siap menyambut mereka.
Acara resmi dibuka oleh MC, siapa gitu namanya, sekitar jam setengah sembilan. Setelah basa-basi dari si MC tadi (malesin banget, mas-mas MC mesjid itu kalo ngomong huruf D sama T pasti bunyinya ada …tttsssss kayak suara desis gitu), acara dilanjutin dengan sambutan dari pihak keluarga mempelai pria yang diwakili oleh Pak H. Abdul Wahid Kohar (maap pak kalo salah nama, agak-agak lupa..). Sambutannya udah ditulis di kertas gitu, jadi dia bacainnya lancar. Selanjutnya sambutan dari keluarga gw, yang diwakilin oleh Pakde Soetiman. Pakde Timan yang emang udah biasa ngomong di depan orang (dia itu jadi Pak RW selama beberapa periode), nggak perlu teks. Mantabhnya sambutannya itu lancar dan panjang lebar. Yang unik itu Pakde Timan membaca akhiran -kan menjadi -keun, persis kayak Pak Harto dulu kalo ngomong. Sambutannya cukup mengharukan juga sih…Setelah itu penyerahan simbolik mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita. Abis itu si Aa Muhyidin disuruh masuk ke dalam rumah buat menunggu detik-detik akad nikah.
Akad nikah rencananya akan dilaksanakan tepat jam 9 pagi. Namun, dikarenakan ada keterlambatan penghulu dari KUA kecamatan Kemayoran, akhirnya harus mundur sekitar 15-20 menit. Nah, akhirnya tuh penghulu dateng juga. Langsung deh acara akad nikah dimulai. Diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran oleh sapa gitu, si pak penghulu mulai mengeluarkan kertas-kertas dan buku-buku terkait pernikahan. Sempat terjadi sedikit adu argumen karena si penghulu minta Mbak Yanti sebagai mempelai wanita keluar dan duduk di samping Aa Idin. Mbak Yanti nggak mau, sama aja kayak Aa Idin. Kan emang belum halal gitu. Ya udah akhirnya si penghulu itu masuk ke kamar bareng bapak sama ibu, nanyain apakah Mbak Yanti yakin mau nikah. Yaaa yakin lah Pak,,masa udah tinggal akad doank nggak yakin?!
Pelaksanaan tetap dilanjutkan dengan Aa Idin, bapak gw, penghulu, dan Pakde Kasman dan Pak Abdul Wahid Kohar sebagai saksi. Gw setuju tuh kalo mempelai wanita ya nggak perlu ada pas akad. Buat apa coba?! kan yang dibutuhkan adalah persetujuan dari Bapak gw sebagai wali atas lamaran nikah Aa Idin, ditambah sama penghulu biar resmi secara Islam dan negara serta 2 orang saksi dari kedua belah pihak. Pas bapak bacain akad, suaranya agak-agak bergetar gitu. Ya wajar lah namanya juga seorang bapak yang pengen menyerahkan anaknya kepada suaminya. Pasti bakalan terharu gitu. Yang gw salut tuh adalah Aa Idin pas lagi mengucapkan akad nikah tuh lancar banget. Tegas, lantang dan lancar. Emang udah siap lahir batin tuh buat nikah. Kemudian penghulu bacain doa diiringi tangis haru dari sanak keluarga yang hadir di acara akad nikah itu.
Alhamdulillah acara akad nikah lancar tanpa ada hambatan, kecuali terlambat karena si penghulu itu. Setelah resmi sebagai pasangan suami istri, mbak Yanti langsung dipasangin cincin kawin di jari manisnya. Abis itu cium tangan deh. Setelah itu baru bagian nangis-nangisan deh…sodara-sodara dan sanak keluarga memberikan selamat kepada kedua mempelai. Kemudian kedua mempelai disandingkan di pelaminan dan didampingi oleh kedua orangtua masing-masing. Aa Idin diwakilin sama kakak tertuanya karena ayahnya udah meninggal. Sesi foto-foto dilakukan setelahnya dengan diselingi oleh sesi pemberian selamat oleh tetangga-tetangga dan kerabat yang lain.
Ini nih beberapa foto yang gw ambil…

Overall, Jalannya acara sampai Akad Nikah berlangsung lancar, aman, dan terkendali.
[BERSAMBUNG KE PART 2]
30
Sewaktu bulan Ramadhan lalu, gw ikutan lomba Ramadhan Ceria yang diadain sama Forum Ukhuwah dan Kajian Islam alias FUKI Fasilkom. Kan lombanya ada dua kategori, cerita pendek islami dan desain kartu lebaran. Karena gw nggak bisa desain, ya gw ikutan yang lomba cerpen. Berhubung juga gw emang jauh lebih suka nulis daripada ngegambar.
Cerpen yang akhirnya gw kirimkan berjudul “Pergilah Adinda (Untuk Kembali)”. Tadinya gw pengen ngirimin dua judul, yang satu lagi rencananya bakal berjudul “Senandung Cinta Ramadhan”. Namun, karena banyaknya kegiatan dan jadwal kuliah yang padat menjelang deadline pengumpulan cerpen, akhirnya gw hanya mengirimkan satu saja.
Tentang “Pergilah Adinda”, sebenernya cerpen ini udah lama gw bikin. Kalo nggak salah ya sekitar tingkat pertama kuliah dulu. Zaman gw lagi semangat-semangatnya nulis cerpen. Seingat gw, nggak lama nulis cerpen ini, flash fiction gw terpilih untuk masuk ke dalam buku kumpulan flash fiction. Alhamdulillah banget dah. So, bisa dibilang cerpen “Pergilah Adinda” ini adalah karya terbaik dan paling gw kenang. Karena gw ingin mengikutsertakan cerpen ini ke lomba, so pasti harus gw perbaiki donk. Banyak bagian-bagian yang masih bisa dikembangkan atau disubstitusi dengan kosakata yang lebih baik. Titik berat gw pas meng-improve cerpen ini adalah bagaimana bisa menghadirkan diksi yang baik. Jadi, orang bisa lebih tertarik pas ngebaca dan penasaran sampai endingnya ketahuan.
Cerpen “Pergilah Adinda (Untuk Kembali)” berkisah tentang seorang mahasiswa FKUI yang bernama Ivan. Mahasiswa tingkat dua yang berwajah rupawan ini bertemu kembali dengan kisah cinta lalunya yang sangat berkesan, Adinda, adik kelasnya yang berbeda dua angkatan darinya. Kisah cinta ala remaja sekolah lanjutan pertama mereka lalui dengan indah. Sampai akhirnya ketika lulus dari SMP, mereka pun berpisah. Namun, ada suatu hal yang tertinggal di hati Adinda, yaitu asa untuk bertemu dengan Ivan dan merajut kembali cinta mereka. Sewaktu pertemuan mereka untuk pertama kalinya setelah hampir lima tahun tidak bertemu, Adinda mengungkapkan impiannya tersebut pada Ivan. Situasi dilematis pun terjadi. Di satu sisi Adinda telah setia menunggu Ivan selama lima tahun tanpa memberikan cintanya pada orang lain. Di sisi lain Ivan pun sadar bahwa hubungan mereka dahulu itu tidak dapat dibenarkan. Bagaimanakah cara kedua anak manusia yang sedang dilanda polemik cinta ini untuk menyelesaikannya? Apakah mereka pada akhirnya akan bersatu dalam cinta suci yang sejati? Temukan jawabannya dengan membaca sampai habis cerpen ini !!
BACK TO RAMADHAN CERIA
Alhamdulillah hari Jumat kemaren adalah waktu pengumuman pemenang lomba, bersamaan dengan diadakannya Halal bi Halal Fasilkom. Ketika dibacakan oleh Faruk sebagai Ketua Panitia SDRAM 1428 H, alhamdulillah nama gw disebutkan sebagai Pemenang Juara Pertama Lomba Cerpen Islami Ramadhan Ceria 1428 H. Wah, bersyukur banget gw. Karya gw diberikan apresiasi yang tinggi oleh orang lain. Hal ini membuat gw semakin bersemangat untuk bisa menulis cerpen yang lebih baik, dengan tema cerita yang lebih beragam dan menarik. Semoga ke depannya gw bisa menjadi penulis yang produktif dan karyanya akan bermanfaat serta dikenang oleh banyak orang. Amin.
[DOWNLOAD DI SINI UNTUK MEMBACA CERPEN PERGILAH ADINDA]
25
I Love Competition !!
Posted in Cerita hari-harikuGw sangat menyukai persaingan dan kompetisi….
Akhirnya gw menemukan lagi momen dan waktu yang tepat untuk kembali berkompetisi. Sekarang lah saatnya. Ada saingan, ada tujuan yang di perebutkan, ada sesuatu yang berharga untuk diperjuangkan, dan ada sesuatu hal yang memfasilitasinya.
Saat ini Fasilkom sedang bersiap-siap untuk menggelar sebuah ajang pembuktian kekompakan tim, kehebatan teknik pribadi, ketajaman dalam mencetak gol, dan ketahanan dalam menjaga gawang. Apalagi kalo bukan CS League Season 2007-2008. Tahun ini gw jauh lebih bersemangat untuk bisa menjadi yang terbaik. Semoga semangat itu mengalir juga di dalam diri temen-temen satu tim gw, Ganteng FC.
Kembali ke masalah persaingan tadi. Dalam persaingan gw menemukan semangat. Dalam persaingan gw menemukan kerja keras. Dalam persaingan gw menemukan tawa riang. Dalam persaingan gw menemukan tangis. Semua ada di dalam indahnya persaingan. Gw pernah merasakan menjadi pemenang dalam persaingan. Gw pun pernah jadi pecundang. Antara jadi pemenang sama jadi pecundang tuh bedanya tipis banget. Tergantung dari sudut pandang lo ngeliatnya.
Gw memang sering merasakan kegagalan. Gw emang sering banget jadi orang yang kalah. Tapi gw nggak pernah bosen untuk ikutan bersaing. Karena persaingan meningkatkan kemampuan seseorang. Karena dengan bersaing manusia akan punya semangat untuk terus maju dan menjadi lebih baik. Dan keberhasilan itu nggak akan terasa manis kalo seseorang tuh nggak pernah ngerasain yang namanya kegagalan.
Kok jadi muter-muter?? Gini deh ringkasnya. Gw ngerasa ada yang nantangin gw. Kalo kata pepatah Betawi, lo jual gw beli. So, walaupun lo (seseorang) nggak ngerasa nantangin gw secara langsung, gw udah menerima tantangan lo. Hehehe, asik nih bisa ngerasain persaingan yang kayaknya bakalan ketat. Nggak cuma antara 2 orang aja, tapi melibatkan banyak orang. Sori kalo gw ngomongnya kebanyakan pake variabel, soalnya sekarang belum saat yang tepat untuk diketahui oleh umum.
Oia, CS League besok ini bakalan jadi ajang pembuktian siapa yang lebih baik dalam hal olahraga, terutama futsal. Gw nantangin lo balik nih. Siapa yang bisa ngebawa timnya ke babak yang lebih tinggi berarti dia menang. Atau siapa yang lebih banyak ngegolin deh yang menang. Atau apa ya?? Gw tawarin lo buat menentukan kriterianya…
Gw sangat menyukai persaingan. It’s up to you to choose: Persaingan yang sehat dan sportif atau persaingan yang kotor dan penuh intrik. Gw sih milih yang pertama lah. Ngapain juga gw harus pake cara kotor buat menang. Kalo lo sih gw nggak tau juga.
Dulu emang gw sering gagal. Namun kali ini gw nggak mau lagi gagal. Gw harus jadi yang terbaik. Gw harus mempersembahkan yang terbaik. Gw harus mendapatkan yang terbaik. Tapi dengan cara yang sehat dan sportif. So, mari bersaing !!!!
I Love Competition….!!!
21
Beberapa orang temen udah ada yang tahu kalo Sabtu, tanggal 27 Oktober 2007 nanti keluarga gw akan punya hajat. Apaan tuh? Kakak perempuan gw, kakak nomor tiga, bakalan nikah. FYI, gw itu empat bersaudara. Yang pertama laki udah nikah punya anak satu, cewek udah umur 1 tahun. Kalo mau tahu cerita tentang keponakan gw ini, baca postingan gw yang ini. Trus yang kedua perempuan. Belum nikah. Nah, yang ketiga ini yang mau nikah. Yang keempat gw. Kan biasanya kalo orang nikahan itu diadainnya di tempat yang perempuan, so kali ini keluarga gw yang kebagian sibuknya.
Gw pengen ceritain tentang calon mempelainya dulu deh. Kakak perempuan gw ini namanya Tri Handayani Wijayanti (sori Mal, kali ini gw ga ngikutin lo pake nama samaran buat saudara kandungnya, hwehehe). Umurnya sekarang 24 tahun, usia yang memang saatnya untuk menikah. Lulusan Matematika UI 2001. Nah, gw nggak tau nih kakak gw mimpi apa, sampe bisa dapet calon suami yang High Quality, really really high quality. Bagaimana nggak coba…Calon kakak ipar gw ini yang bernama Muhyidin, adalah mantan Mapres Utama FKM UI. Subhanallah banget tuh. Calon Aa’ (panggilan gw ke dia, coz dia orang Sunda) gw ini lulusan FKM UI 2001, tepatnya lulusan terbaik dengan IPK tertinggi sewaktu wisuda September 2005. Pas gw denger ceritanya, wah gw langsung terpana. Ternyata juga dia pas di tingkat UI juga meraih peringkat 4 terbaik, kalah dari Mbak Selvy alias Mbak Cepi Fasilkom UI 2000 yang jadi Mapres Utama UI. Hmmm…beruntung sekali engkau kakakku.
Back to mempelai…setelah nikah nanti rencananya kakak gw sama suaminya bakalan langsung terbang ke Pulau Bintan. Tau ga lo? Sebuah pulau di rangkaian kepulauan Riau. Bertetangga dengan Batam. Jadi, Aa Idin itu bekerja di Bintan, di Honeywell, sebuah perusahaan multinasional yang kantor pusatnya di Redmont, USA. Hmmm…sekali lagi beruntung sekali engkau kakakku. Harus banyak-banyak bersyukur tuh kakak gw. Insya Allah masa depan cerah deh. Menurut cerita Aa Idin, di sana rekan kerjanya banyak yang orang Singapura. Trus bosnya kebanyakan yang orang Amrik, jadi bahasa pengantar di kantor ya bahasa Inggris. Jadi pengen belajar nih, apalagi buat jadi Mapres juga harus jago bahasa Inggrisnya. Jujur aja nih, setelah tau kalo calon kakak ipar gw ini mantan Mapres, gw jadi semakin terpacu untuk bisa jadi Mapres. Doakan saya yang teman-teman. Amin.
Banyak yang bisa gw ambil pelajaran dan teladan dari calon kakak ipar gw ini. Profilnya yang memang High quality tetap diimbangi dengan sikapnya yang sangat santun low profile. Mungkin kalo kita nggak banyak cerita dan ngobrol, gw nggak bakalan tau kalo dia itu pernah jadi mapres. Prestasi di bidang organisasi pun nggak kalah mentereng. Dia pernah jadi ketua KopManya FKM, trus juga jadi ketua bidang syiarnya BSO Nurani FKM. Semakin semangat pengen bisa mengaktualisasikan diri sebebas-bebasnya di kampus. Prestasi akademis, prestasi organisasi, prestasi ilmiah, prestasi sosial, prestasi agama, prestasi seni, prestasi olahraga dan bermacam-macam prestasi lainnya.
Terakhir, selamat buat Mbak Yanti dan Aa Muhyidin. Selamat menempuh hidup baru dalam naungan cinta dan kasih sayang Illahi.
Barakallahu laka, wa baraka ‘alaika, wa jama’a bainakuma fi khoir. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, rahmah dan barokah. Amin Ya Rabbal Alamin.
(untuk cerita pas pernikahan, tunggu hari Ahad depan)
18
Dua Hobi Barunya Sidicx
Posted in Cerita hari-harikuGw punya hobi baru. SMSan sama maen gitar. Kata orang sih dua-duanya nggak ada manfaatnya. Beda kalo kata gw. Masing-masing memberi manfaat yang nggak bisa dirasain orang lain. Gw sendiri yang ngerasain. Namanya juga hobi, kalo nggak nikmatin ya bukan hobi donk namanya.
Dulu gw nggak terlalu suka yang namanya SMS dan SMSan. Apalagi zaman gw belum punya hape tetap (asal tau, dulu gw punya SIM card tapi nggak punya hape sendiri), males banget sms. Sama aja pas gw baru awal-awal punya hape. SMS ya cuma seperlunya aja. Palingan ngobrol sama Indra atau Munir lewat hape. Tapi akhir-akhir ini intensitas gw memanfaatkan sms bertambah. Apalagi pas lebaran kemaren. Ucapan lebaran paling asik lewat sms coz hampir nggak mengenal batasan, kecuali pulsa abiz, hwehehe…
Untuk lebaran kemarin (lebih lengkapnya baca postingan gw yang ini dan ini), gw beli paket smsnya IM3 yang 200 biji itu. Pas gw beli sih harganya 9500, padahal di iklan cuma 8000. Yah, itung-itung bagi-bagi rejeki sama yang jual pulsa. Oiya, walaupun dibilang 200 sms, sebenernya kita tuh dapat 270 sms. Kan masa aktif 7 hari, nah setiap kita make 10 sms, kita bakalan dapet bonus 10 sms. So, 200 + 7×10 = 270sms. Yang bingung tuh malah yang beli tuh paket, kok nggak abis-abis ya?! Sama kayak gw yang mikir gitu. 270 sms harus habis dalam 7 hari !! Hmmm…ajarin gw lah Nir!!
Pengalaman perdana gw beli tuh paket sms ternyata nggak abis. Tanggal 15 Oktober kemaren tuh masa aktif abis. Dan sampe jam 24.00 masih sisa dibawah 10 biji. Padahal hari itu gw udah smsan sama munir ampe jari gw keriting, hwehehe..Emang seru tuh pas lagi menjelang deadline masa aktif. Udah kayak deadline tugas aja…Kemaren gw beli lagi, tepatnya tanggal 17 Oktober. Sampe sekarang paling baru berkurang 30an. Cukup deh ngomongin paket smsnya.
Emang Sidicx smsan sama sapa sih?! Banyak kali…yah pastinya kebanyakan tuh yang nomornya indosat, berhubung tuh paket (paket lagi…) emang buat indosat. Yah gw ngerasain manfaatnya banyak. Bisa menyambung silaturahim, bisa bikin hubungan nambah deket, bisa nambah pengetahuan, bisa buat bisnis malahan. Intinya sih tergantung dari isi smsnya. Alhamdulillah sampe saat ini isi sms gw masih yang bermanfaat dan gw sendiri mengambil manfaatnya. Asik dah smsan…dan yang paling asik kalo orang yang kita ajak smsan juga suka smsan. Udah deh klop banget. Apalagi kalo sama-sama pake paket sms 200 biji itu, kalo mau sms kagak make mikir lagi, hehehe…
Hobi gw yang kedua tuh maen gitar. Sidicx maen gitar?! Dulu sih gw paling males namanya maen gitar. Megang aja males. Kan emang gw nggak bisa maen gitar. Dulu udah ada rencana pengen belajar sama Indra. Nyatanya?? sama sekali nggak ada kemajuan…
Nah itu dulu. Sekarang gw udah bener-bener serius buat belajar gitar. Langkah nyata gw diawali pas gw bilang ke Munir kalo gw pengen minjem gitar nganggur di rumahnya. Lagi aneh aja si Munir, punya gitar dianggurin. Katanya dia udah beli tapi males belajarnya. Ternyata dibolehin. Pas hari apa gitu gw balik bareng Munir trus ke rumahnya dulu ngambil gitar. Alhasil sampe lah tuh gitar wasiat di rumah gw. Pas gw coba genjreng, wah parah bener suaranya. Emang ternyata ngaco semua nadanya.
Langsung beberapa hari kemudian pas Fusion ngumpul, gw bawa tuh gitar, langsung disetemin. Tetep aja jelek suaranya. Ternyata harus diganti senar 1 sama 2. Diganti deh sekalian disetemin sama Aji. Pas udah disetem masih nggak enak juga. Baru setelah beberapa hari yang lalu gw bawa ke Indra beres deh suaranya. Langsung mak nyus…hwehehehehe…
Oia, gitarnya si munir senarnya string. So What?? Kalo string lebih sakit nekennya dibandingin kalo nilon. Tapi kelebihannya lebih nyaring bunyinya. Karena baru belajar aja langsung pake string, kulit jari-jari tangan kiri gw menebal. Bahasa ilmiahnya “kapalan”. Kata si Indra sih malah bagus, biar lebih kebal pas nekan senarnya. Ternyata iya juga malah jadi enak nggak terlalu sakit…
Dari tuh gitar bunyi senar 1 dan 2 nya masih agak ngaco sampe sekarang udah nyetem, gw latihan terus. Gw paksain tiap hari harus megang dan mainin tuh gitar. Lagu apa aja, mau bagus atau jelek. Akhirnya makin lama makin lancar deh. Kunci-kunci nada juga udah hapal yang semua yang dasar. Tinggal pas pindah dari satu kunci ke kunci lain aja yang masih lama. Kalo itu mah karena belum terbiasa, makanya latihan terus biar biasa. Doain gw ya biar makin lancar maennya. Ntar kalo udah lancar dan bagus maennya, bakal gw iringin deh lo kalo nyanyi, hehehe…
Pelajaran yang bisa gw ambil dari belajar gitar ini, ternyata sesuatu kalo dibiasain pasti bakalan terbiasa. Sama aja kayak gw yang membiasakan maen gitar, akhirnya makin lancar dan berkembang banget. Trus juga gw sama sekali nggak menargetkan bisa maen gitar atau kapan gw harus bisa maen gitar. Gw udah mulai mengurangi kebiasaan gw yang selalu menargetkan segala hal. Akhirnya yang terjadi adalah gw bisa menikmati proses gw belajar maen gitar. Gw nggak pernah tertekan karena mengingat-ingat tanggal segini gw harus udah jago maen gitar…intinya gw udah berubah dari gw yang dulu.
Sidicx yang sekarang udah mulai bisa menikmati hidup, karena hidup adalah proses, dan proses haruslah dinikmati. Dengan bangga gw menyatakan bahwa gw saat ini sedang dalam tahap menikmati proses…
Emang nikmat ya kalo kita menikmati proses kehidupan…!!!
16
Pada bulan Ramadhan yang telah kita lalui bersama, gw merasakan banyak cinta yang bertebaran. Entah itu dapat mudah kita rasakan ataupun hanya tersirat saja. Cinta Illahi sudah pasti yang utama. Benar-benar pada bulan Ramadhan semua orang beriman berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan cintanya Allah. Yang Maha tercinta pun tidak kalah banyaknya menyebarkan cinta kepada umatNya. Seperti yang kita tahu, Ramadhan kan bulan penuh berkah, penuh ampunan, penuh kenikmatan. So, Cinta inilah yang paling indah. Umat mencinta Rabbnya dan Rabb pun mencinta umatNya.
Cinta lain yang gw rasakan adalah cinta orang tua dan cinta keluarga. Sebagai satu paket, cinta ini tidak kalah indahnya. Ramadhan menjadikan waktu-waktu terbaik untuk berkumpul bersama keluarga. Banyak orang termasuk gw pastinya merindukan bisa berbuka bersama keluarga. Ada kecintaan yang mendalam dan makin terasa ketika Ramadhan datang di dalam keluarga muslim. Apalagi menjelang akhir Ramadhan. Kecintaan anak pada orang tuanya semakin membuncah, terlihat dengan adanya kebiasaan mudik. Ingin rasanya bertemu dan bersimpuh di kaki orang tua tercinta. Gw sangat merasakan Ramadhan ini, cinta pada Orang tua dan keluarga. Dan semua itu terfasilitasi oleh adanya Ramadhan yang suci.
Ramadhan juga mengajarkan kita akan cinta sesama manusia. Terlihat sekali dengan banyaknya orang yang ingin berbagi pada sesama. Acara-acara seperti buka bersama dan sahur bersama menggambarkan hakikat manusia yang memang ingin mencintai sesamanya. Gw pun merasakan ini. Gw bahagia bisa berbuka bersama teman-teman. Bahagia juga bisa membagikan makanan sahur pada saat Share on Sahur. Bahagia sama berbagi cinta. Ramadhan sekali lagi menjembatani antar elemen umat dengan adanya zakat fitrah di akhir bulan. Zakat seakan menjadi bukti kecintaan manusia kepada Allah dan kepada sesama manusia, dengan mengeluarkan sebagian dari harta kepemilikannya. Cinta pada Illahi dan cinta sesama mengalahkan cinta pada harta yang fana.
Ramadhan juga menjadi lebih penuh saat kita menyadari akan indahnya perbedaan. Mencintai perbedaan, dalam artian tidak menjadikan perbedaan sebagai pembeda antara kita. Contoh nyatanya adalah tanggal jatuhnya Idul Fithri yang berbeda antara sesama muslim. Janganlah kita menjadikan itu sebagai hal besar yang perlu dipermasalahkan. Anggaplah itu sebagai indahnya perbedaan. Dengan kita menyadari bahwa perbedaan itu anugrah, Insya Allah nuansa cinta semakin bermekaran.
Di Ramadhan tahun ini gw juga merasakan cinta. Cinta yang gw harap berbalas. Cinta yang gw harap menjadi cinta gw yang sejati. Cinta yang sedang dalam masa perkembangan. Ibarat anak kecil, cinta gw ini sedang lucu-lucunya. Harapan gw nggak banyak. Semoga cinta ini benar cinta sejati. Di Ramadhan ada cinta. Semoga di Syawal dan di bulan-bulan berikutnya cinta ini semakin berbunga. Dan semoga di Ramadhan yang akan datang, gw dapat dipertemukan dengan cinta gw untuk bisa merasakan manisnya cinta gw ini. Amin.
Kan kurindu selalu dirimu wahai Ramadhan yang penuh cinta.
15
Karena emang gw niat buat ngedata, so gw bikin database kecil-kecilan pake excel yang isinya data siapa aja yang udah gw kirimin, dari siapa gw udah dapet sms dan apa isinya. Sebenernya sih nggak usah gitu juga nggak papa, coz gw udah ada program MyPhoneExplorer yang bisa buat
nge backup data sms dari hape. Biar lebih rapi aja. Nah, isinya tuh ada yang lucu, ada yang biasa, ada yang unik, ada yang agak jorok, ada yang serius banget. Nih gw share biar temen-temen pada tau.
Ada yang bawa-bawa rumus kimia…
“Sblm HCL jd basa, sblm NaOH jd asam, sblm NaCL jd maniz, sblm glukosa jd asin. Tgnku slalu trtngadah mghrp titrasi maaf dr buret hatimu.Met idul fitri..**** n klrg”
(Oia, nama pengirim dirahasiakan, jaga-jaga aja…hehe…Ngeliat sms di atas, gw jadi kanget belajar kimia lagi…)
Ada yang bawa-bawa compiler C…
“Assalam kawaan..asyiik,lebaaran dtg..buka folder ***** dihatimu dunk..trus jalanin compiler pemaaf.. H:\temenqu\*****\kjadian _ngeselin>gcc dimaavin_deh.c -o ikhlas ko H:\temenqu\*****\kjadian _ngeselin>ikhlas ko *program pemaaf* alhamdulilah, dgn rndah hati kmu dh maavin ***** dn ***** dh maavin kmu^^ smoga 4jji mnerima amal ibadah qiitaa..*selesai* ***** @**. . .”
(Buset dah…bawa-bawa compiler C segala. Mana panjang banget…salah satu sms yang paling unik nih…salute)
Ada yang bawa-bawa program prolog…
“maafingw([],[]).maafingw(listdosalgw,listdosalo) :- maafingw([],[]).ga ush di jalanin di prolog intrepeter(pasti eror.=p.), tapi dijalanin di hati(~waks..), ya teman2!”.
(Hwehe…mentang” baru ngerjain tugas nih…keren-keren…)
Ada yang pake bentuk-bentuk aneh…


(itu bentuk apa ya? anyway, thx ya dan kreatif tuh…)
Ada yang bawa-bawa iklan…
“PeRshbtan JgN spT pEPsoDeNt sTIa 12jM J9N sPt bAyg0n sTiA 24jM JgN sPt HiT STia 48jM sHbt hRS sPt rEXonA sTIa sTIap SaaT Jk PrSHbtN bYK SLaH Mf in aq y,Met Lbrn”
(Hebat tuh, kreatif bener. Inget ya sama slogan iklan-iklan di tv. Salute…)
Ada yang rada-rada jorok (piss…)…
“mandi byar badan bersih,ke laundry byar baju bersih, ngupil byar idung bersih,Mari kt saling bermaafan agar hati kt bersih..Minal aidin wal faidzin (:p)”
(Unik banget…lebaran-lebaran inget aja sama ngupil. Salute…)
Beberapa pake bahasa Inggris…
“This Eid ul-Fitr…May Allah bless you in all your endeavors..and lead you to the path of continued success and prosperity!EID MUBARAK!Maafin gw yaa..*****.”
“All of the angels,the seven skies,n the land of earth r cryin’ when the ramadhan ends,the day of reward n forgvness has goNe,juSt an ordinary day leFt,buT lets us excuse oNe anOther n make ur hearT as pure as mOrning dEw..MinaL aidin waL faizin mhoN maAf lhr n bAtin.*****.”
(Gw kasih contoh dua aja yaa..sori yang smsnya gw gw tunjukin. Total ada 8 sms yang pake bahasa Inggris. Ngomong-ngomong, itu artinya apa ya?? :P)
Ada yang pake bahasa daerah…
“Bismillahirahmanirrahim. Allahuma shali ‘ala sayidina muhammad. Ngaturaken sugeng riyadi,sedoyo lepat kawulo nyuwun pangapunten. Taqabalallahu mina wa minkum.”
“Yah rmadhan dah lwt,moga2 ibdh qt dterima ma Allah&qt bs ktmu rmadhn slnjtnya,.Taqoballahu minna wa minkum.Mohon maap lahir batin yak tmans,.Wilujeng boboran!”
(Wah…kagak ngarti gw…anyway pasti bagus lah artinya…)
Ada yang pake bahasa Jepang…
“Kazoeraren gurai atasi anta ni machigatta kto o sita kamo nanode,atasi ayamaramasu.Kno idoru fitori de moto yoi ningen ni naroo.iqimaru(^ö^)v”
(Waduh…yang satu ini gw bener-bener kagak ngarti. Udah gitu gw nggak tau dari siapa lagi. mav ya..)
Ada yang pake bahasa pantun…
“Ramadhn udh lewat LbAran udh dekat Skrg tgGl doa yg bs qt panjat: SmOga 4WI mMbri rahmat SmOga Rasulullah mMbri syafa’at”
“Tlah tiba hari yg dinanti.Dmn stiap org b’lomba m’buka hati.Maafkan sgala salah diri ini.Agar qta kembali mjd manusia yg fitri.Mohon maaf lahir batin._*****_”
(Keren oy…ada rima nya di setiap kalimat. Pantunnya sukses.)
Ada yang dari rekan non-muslim…
“Selamat Hari Lebaran, Mohon maaf lahir dan batin. Ishak Sianturi”
“Sidik, met lebaran ya^^ maapin gw kL ad salah kata&pbuatan.. Gbu^^ _vonn”
(Kalo yang ini namanya biar keliatan, untuk memuliakan dia. Makasih banget ya…berkesan banget bwt gw)
Banyak yang berkesan…
“Ananda Sidik yang dirahmati ALLAH. Taqabalallahu minnaa wa minkum,kullu aamin wa antum bikhair.. Selamat menyambut kemenangan. Maafin ibu yaa. Doakan smg ibu lbh baik dlm sgl hal.”
“$Lh $Lh $Lh Bgitu byk KsLhn yg tLh aq bwt thdp kLìan sMua..Hny 1kt yg bs aq bLg dhr yg suci ìnì..Mäàv Mäàv Mäàv Mäàvìn ***** yà..Hppy IduLFìtrì!!:-)”

“Dmi Hari bRu yG trciPta,UtK hati tULus yG qt puNyA,dAn dMi masa yG trSirat diantarany;MaAf LahiR bAthiN yAa bwT smUa sALah yG pRnH iNdRa LakUiN..=)-inDrA AP-”
(Sebenernya ada banyak banget ya berkesan, semuanya malahan…but kan spacenya juga terbatas, so gw pilih 4 yang paling berkesan. Yang pertama dari Bu Kasiyah. Surprise banget bakal dapet sms duluan dari beliau. Makasih ya Bu. Yang kedua dari….hmm…ada deh…Pokoknya berkesan. Makasih ya ^_^. Nah kalo yang ketiga dari temen sma gw. Unik dan panjang banget. Terakhir dari sahabat terbaik gw Indra. Teuteup puitis, emang dah Indra banget…)
Mohon maaf nggak semua sms bisa gw tampilin. Mohon maaf juga kalo ternyata memang nggak mau ditampilin tapi gw tampilin di blog gw. Niatan gw cuma pengen sharing momen bahagia aja. Makasih buat semua temen-temen dan sodara-sodara gw yang udah ngirimin gw sms lebaran. Berkesan banget bwt gw. Insya Allah apa yang ada di sms kita itu nggak sekedar lip service alias cuma sekedar tulisan semata. Semoga di hati-hati kita bersih dari segala macam prasangka atas saudara sesama manusia.
Terakhir,
Met Lebaran dan Met Liburan yaa…!!
Sidicx
15
Assalamualaikum…
Pertama, Sidicx pengen mengucapkan..
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITHRI 1428 H
Taqoballahu Minna Wa Minkum
Minal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Buat semua, maafin Sidicx ya…pasti banyak banget kesalahan yang pernah Sidicx buat. So, pada momen ini sangat lah tepat untuk kita saling memaafkan. Insya Allah semua kesalahan temen-temen semua udah Sidicx maafin. Semoga ke depannya kita bisa menjalin hubungan yang lebih baik. Amin. Tak lupa juga, semoga kita bisa menjadi manusia yang lebih baik ba’da Ramadhan tahun ini dan semoga kita dipertemukan lagi dengan Ramadhan tahun depan. Amin.
Ada yang seru dan beda pada lebaran tahun ini. Tahun lalu adalah masa-masa saat gw nggak punya HaPe.Hah, ada ya di jaman sekarang ini anak kuliahan yang nggak punya hape?! ada lah…ya gw itu tahun lalu. So, gw nggak bisa bermaaf-maafan lewat sms. Temen-temen gw juga banyak yang protes, kok sms mereka kebanyakan pada pending atau bahkan not send. Ya mav aja, emang sih nomornya ada, tapi hape nya yang nggak ada. Itu dulu. Alhamdulillah sekarang beda.
Tahun ini yang bikin beda adalah, gw udah punya hape sendiri. So, akhirnya gw bisa ngirimin sms lebaran ke temen-temen dan orang-orang yang gw kenal. Nah, hal ini yang pengen gw jadiin topik postingan gw kali ini.
SMS pada masa saat ini udah jadi hal yang lumrah dan umum. Dari anak SD (yang punya hape) sampe kakek nenek (yang punya hape juga) biasa untuk mengirim sms. Lazimnya penggunaan sms ini yang akhirnya memunculkan sebuah trend baru di kalangan masyarakat Indonesia. Apa itu? Memberikan ucapan selamat atas suatu perayaan melalui sms. Bukan hal yang aneh sekarang orang memberi ucapan selamat ulang tahun lewat sms. Atau ucapan lainnya. Begitu juga pada saat lebaran, sms menjadi media yang digemari dalam menyampaikan permohonan maaf antar orang yang merayakan.
Lebaran tahun ini gw telah mempersiapkan diri dengan membeli pulsa 50ribu dan paket sms 200 biji yang masa aktifnya 7 hari. Oia, gw make IM3 (bukan promosi loh..). Kelebihan dari IM3 adalah kalo mau sms sesama indosat tuh jatohnya jauh lebih murah. Apalagi pake paket sms 200 biji itu. SMS ke sesama indosat udah kagak pake mikir lagi. Alhamdulillah tahun ini gw mengirimkan sms lebaran ke 103 orang (bukan mau pamer…inget baru lebaran, jangan suudzhon). Alhamdulillah juga ada 81 orang yang mengirimkan sms lebarannya ke gw. Data itu sampai hari ini gw posting. Berarti kalo diitung-itung, persentase orang mengirimkan sms dibanding gw mengirimkan sms adalah 78,64 persen. Angka yang cukup tinggi. Berarti niatan untuk saling bermaafan cukup berhasil.
Nah, ucapan lebaran yang gw kirim ke 103 orang tadi itu sebagian besar sama. Isinya itu “Teriring saLam & doa.Terhatur maafku padamu.Tuk laku yg tak sempurna.Tuk lisan yg tak terjaga.Taqoballahu minna wa minkum.Moga qta jd insan yg lbh baik.Sidik.”. Itu tuh isinya. Biar gampang gw jadiin tuh sms sebagai template, jadi tinggal pake aja. Ada beberapa sms yang isinya beda coz yang awal-awal dikirim itu versi sebelumnya. Terus ada yang dikirim ke dosen jadi agak beda. Terus, kalo 81 sms yang gw terima itu isinya beragam. Ini nih yang seru buat diceritain.
(Bersambung ke part 2)
11
Rencana awal gw pengen posting sesuatu yang penting pada tanggal 101007. Nyatanya pada tanggal segitu nggak ada postingan baru di blog gw ini. Ada beberapa alasan gw melakukan hal itu.
Kenapa gw harus memposting tanggal 101007? Jawabannya adalah karena 3 tahun lagi pada tanggal dan bulan yang sama, gw merencanakan akan menikah.
Trus kenapa gw nggak jadi memposting tanggal 101007? Karena gw tidak menargetkan lagi pada tanggal 101010 gw akan menikah. Hah?? masa sih Sidicx membatalkan apa yang udah diomongin?? untuk yang satu ini bukan dibatalin, tapi nggak diutamakan aja. Kalaupun nantinya pada tanggal segitu (101010) gw nggak nikah, ya nggak papa. Yang paling penting bagi gw sekarang adalah mempersiapkan diri gw (dan mempersiapkan calon lah).
Gw sekarang udah menyadari, tanggal berapapun juga bagus. Yang paling penting kan pernikahannya diridhoi sama Allah. Walaupun harus diundur sampai 2 tahun dari tanggal awal juga nggak masalah, asal dapat jodoh yang terbaik. Amin.
So, buat temen-temen semua, yang tau kalo gw MENARGETKAN tanggal 101010 adalah tanggal pernikahan gw, ITU UDAH NGGAK LAGI. Gw sekarang sedang berusaha menikmati hidup senikmat-nikmatnya. Target memang sangat menarik untuk dicapai, tapi untuk saat ini memperbaiki diri adalah fokus utama gw
Sidicx sekarang lagi berusaha untuk berubah jadi orang yang agak santai. Kata orang gw tuh orangnya serius banget dalam menghadapi suatu hal. So, sekarang gw pengen ngubah dikit. Pelan-pelan asalkan berada pada jalur yang benar dan tidak pernah berhenti untuk melangkah maju.
Semangat untuk terus maju dan menjadi lebih baik !! Kaizen !!




