Fantasista The 10

The Black and White Of My Life

Oct
30

Sewaktu bulan Ramadhan lalu, gw ikutan lomba Ramadhan Ceria yang diadain sama Forum Ukhuwah dan Kajian Islam alias FUKI Fasilkom. Kan lombanya ada dua kategori, cerita pendek islami dan desain kartu lebaran. Karena gw nggak bisa desain, ya gw ikutan yang lomba cerpen. Berhubung juga gw emang jauh lebih suka nulis daripada ngegambar.

Cerpen yang akhirnya gw kirimkan berjudul “Pergilah Adinda (Untuk Kembali)”. Tadinya gw pengen ngirimin dua judul, yang satu lagi rencananya bakal berjudul “Senandung Cinta Ramadhan”. Namun, karena banyaknya kegiatan dan jadwal kuliah yang padat menjelang deadline pengumpulan cerpen, akhirnya gw hanya mengirimkan satu saja.

Tentang “Pergilah Adinda”, sebenernya cerpen ini udah lama gw bikin. Kalo nggak salah ya sekitar tingkat pertama kuliah dulu. Zaman gw lagi semangat-semangatnya nulis cerpen. Seingat gw, nggak lama nulis cerpen ini, flash fiction gw terpilih untuk masuk ke dalam buku kumpulan flash fiction. Alhamdulillah banget dah. So, bisa dibilang cerpen “Pergilah Adinda” ini adalah karya terbaik dan paling gw kenang. Karena gw ingin mengikutsertakan cerpen ini ke lomba, so pasti harus gw perbaiki donk. Banyak bagian-bagian yang masih bisa dikembangkan atau disubstitusi dengan kosakata yang lebih baik. Titik berat gw pas meng-improve cerpen ini adalah bagaimana bisa menghadirkan diksi yang baik. Jadi, orang bisa lebih tertarik pas ngebaca dan penasaran sampai endingnya ketahuan.

Cerpen “Pergilah Adinda (Untuk Kembali)” berkisah tentang seorang mahasiswa FKUI yang bernama Ivan. Mahasiswa tingkat dua yang berwajah rupawan ini bertemu kembali dengan kisah cinta lalunya yang sangat berkesan, Adinda, adik kelasnya yang berbeda dua angkatan darinya. Kisah cinta ala remaja sekolah lanjutan pertama mereka lalui dengan indah. Sampai akhirnya ketika lulus dari SMP, mereka pun berpisah. Namun, ada suatu hal yang tertinggal di hati Adinda, yaitu asa untuk bertemu dengan Ivan dan merajut kembali cinta mereka. Sewaktu pertemuan mereka untuk pertama kalinya setelah hampir lima tahun tidak bertemu, Adinda mengungkapkan impiannya tersebut pada Ivan. Situasi dilematis pun terjadi. Di satu sisi Adinda telah setia menunggu Ivan selama lima tahun tanpa memberikan cintanya pada orang lain. Di sisi lain Ivan pun sadar bahwa hubungan mereka dahulu itu tidak dapat dibenarkan. Bagaimanakah cara kedua anak manusia yang sedang dilanda polemik cinta ini untuk menyelesaikannya? Apakah mereka pada akhirnya akan bersatu dalam cinta suci yang sejati? Temukan jawabannya dengan membaca sampai habis cerpen ini !!

BACK TO RAMADHAN CERIA

Alhamdulillah hari Jumat kemaren adalah waktu pengumuman pemenang lomba, bersamaan dengan diadakannya Halal bi Halal Fasilkom. Ketika dibacakan oleh Faruk sebagai Ketua Panitia SDRAM 1428 H, alhamdulillah nama gw disebutkan sebagai Pemenang Juara Pertama Lomba Cerpen Islami Ramadhan Ceria 1428 H. Wah, bersyukur banget gw. Karya gw diberikan apresiasi yang tinggi oleh orang lain. Hal ini membuat gw semakin bersemangat untuk bisa menulis cerpen yang lebih baik, dengan tema cerita yang lebih beragam dan menarik. Semoga ke depannya gw bisa menjadi penulis yang produktif dan karyanya akan bermanfaat serta dikenang oleh banyak orang. Amin.

[DOWNLOAD DI SINI UNTUK MEMBACA CERPEN PERGILAH ADINDA]

  1. iLm@N Said,

    linknya mana dik? eh, ane pernah baca nggak sih? lupa..

  2. Sidicx Said,

    Udah tuh man…baru aja di tambahin…di bagian paling bawah..

    Emang hampir sama kayak yang dulu…cuma diperbaiki dan dirapihin. Sama endingnya jadi agak beda…

    download ya…

Add A Comment

Sidicx The 10