Fantasista The 10

The Blue, Black, and White Of My Life

Archive for January, 2008

Jan
29

Pemimpin besar itu kini telah pergi, kembali ke haribaan Sang Illahi Robbi. Kemarin, pada hari Ahad tanggal 27 Januari 2007 pukul 13.10 WIB, Mantan Presiden Republik Indonesia, Jenderal Besar Purn. H.M Soeharto wafat di Rumah Sakit Pertamina Pusat akibat kegagalan fungsi multi organ. Beliau meninggal dunia setelah selama sebulan terakhir ini dirawat di RSPP.

Bangsa Indonesia jelas mengalami kehilangan besar setelah wafatnya salah satu putra terbaik bangsa ini. Saya pribadi menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah membalas amal perbuatan yang telah dilakukan oleh beliau selama hidup, Amin.

Kalau kita melihat sejarah, Indonesia di masa kepemimpinan Pak Harto adalah Indonesia yang terbaik. Tak usah menutup mata, akui saja dengan jujur akan hal ini. Kala itu, Indonesia pernah mendapat predikat negara swasembada untuk beberapa komoditas pangan, antara lain beras. Dalam hal stabilitas ekonomi dan keamanan pun sangatlah terjaga dibandingkan dengan kondisi saat ini. Yang paling terlihat jelas adalah pembangunan Indonesia secara nyata di hampir semua lini kehidupan. Sangatlah wajar apabila Pak Harto diberikan gelar Bapak Pembangunan Indonesia.

Tulisan saya kali ini ingin mencoba untuk mengambil pelajaran dan kebaikan dari apa-apa yang pernah Pak Harto lakukan pada masa kepemimpinannya dulu. Tak ada gunanya lagi masyarakat terus mencaci-maki beliau. Toh percuma, beliau sudah tidak ada lagi. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa mengambil segala yang baik dan membuang segala yang buruk.

Saya pribadi mengagumi beberapa hal dalam diri The Smiling General ini. Ada beberapa catatan dalam gaya kepemimpinan maupun kepribadian Pak Harto yang saya lihat baik untuk kita contoh.

Pertama, Pak Harto adalah orang yang TEGAS, tidak mencla-mencle. Sebagai orang militer, sifat ini sangatlah kentara dalam kepribadian Pak Harto. Dan ketegasan memanglah sifat wajib bagi seorang pemimpin besar. Dengan ketegasannya, Pak Harto memiliki wibawa dan dihormati oleh semua pihak. Dengan ketegasannya, Pak Harto bisa mengatur para pembantu kenegaraannya dalam memerintah Indonesia. Sifat TEGAS ini yang sampai saat ini belum saya temukan pada pemimpin-pemimpin negeri saat ini. Jadi, ada baiknya ketegasan sikap Pak Harto bisa ditiru oleh para pemimpin Indonesia.

Kedua, Pak Harto adalah seorang PERENCANA ULUNG. Program Pelita I-VI (CMIIW) yang dicanangkan selama masa kepemimpinannya merupakan bukti yang nyata bahwa beliau merencanakan dengan matang segala kebijakan yang akan dilaksanakan di Indonesia. Mulai dari pembangunan di bidang pertanian, pertanian dan industri, sampai industri menjadi tahapan Indonesia menjadi seperti sekarang ini. Pak Harto juga seorang yang mementingkan proses, walaupun itu dalam waktu lama. Seperti pepatah jawa, alon-alon waton kelakon, pelan-pelan yang penting sampai, itulah yang dilakukan dalam proses pembangunan Indonesia. Dan perencanaannya pun banyak yang mengalami kesuksesan, walaupun pastinya ada yang belum berhasil terlaksana dengan baik.

Ketiga, Pak Harto adalah orang yang KOMITMEN terhadap keputusan yang telah dibuat. Seperti yang dikatakan oleh Pak Siswono Yudhohusodo pada saat talkshow di Metro TV pada Ahad sore kemarin, Pak Harto membuka seluas-luasnya ide dan masukan sebelum membuat keputusan, namun setelah keputusan didapat maka beliau akan sangat komitmen terhadapnya. Sikap ini lah yang penting dimiliki oleh pemimpin. Apa yang dilakukannya setelah memegang kekuasaan pemerintah haruslah sesuai dengan apa yang telah dia janjikan ketika kampanye. Kebijakan Pak Harto merupakan bukti bahwa beliau komitmen terhadap pembangunan Indonesia secara menyeluruh.

Keempat, Pak Harto adalah orang yang SAYANG terhadap KELUARGAnya. Beliau juga seorang yang sangat mencintai istrinya, almarhumah Ibu Tien. Beliau selalu bisa meluangkan waktunya untuk keluarganya di sela-sela kesibukan memimpin negeri ini. Sering juga Pak Harto menunjukkan rasa cintanya kepada istri tercinta dengan mengajak serta di setiap tugas kenegaraan. Sangat penting bagi seorang pemimpin untuk tidak melupakan orang-orang terdekatnya ketika telah memegang tampuk kekuasaan.

Masih banyak lagi sikap dan kepribadian serta gaya kepemimpinan Pak Harto yang dapat kita ambil sebagai pelajaran dalam kehidupan kita. Yang pasti adalah kita sebagai rakyat Indonesia, yang katanya negara yang menghargai jasa-jasa pahlawan bangsa, haruslah menghargai dan menghormati segala jasa yang telah diberikan oleh Pak Harto. Dari semenjak perang kemerdekaan, beliau telah banyak sekali berjasa bagi Indonesia. Pengabdiannya terus dilanjutkan saat masa-masa pembangunan Indonesia.

Tercatat ada beberapa peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang tidak lepas dari jasa beliau. Yang paling terkenal adalah kepemimpinannya saat Serangan Umum 1 Maret untuk merebut kembali kota Yogyakarta. Dan akhirnya para pejuang kita berhasil merebut kembali Yogyakarta, walaupun hanya untuk waktu 6 jam saja. Kemudian berliau juga menjadi komandan saat Operasi Mandala untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. Operasi tersebut juga berhasil dengan sukses. Dan yang paling lama adalah ketika menjadi presiden kedua Republik Indonesia. Selama kurun waktu hampir 32 tahun pemerintahan beliau, Indonesia mengalami kemajuan dan pembangunan yang signifikan. Dan masih banyak jasa-jasa beliau yang lainnya.

Sebagai penutup, saya tidak ragu untuk menyebut beliau sebagai salah satu putra terbaik Bangsa Indonesia. Bahkan apabila ada pemeringkatan bagi 100 manusia yang paling berpengaruh di Indonesia, saya akan memberikan peringkat 1 kepada Jenderal Besar Purn. H.M. Soeharto. Sangat patut pula apabila pemerintah Republik Indonesia memberikan gelar pahlawan kepada beliau, mengingat segala jasanya dari mulai masa perjuangan kemerdekaan sampai masa pembangunan Indonesia.

Selamat Jalan Pak Harto…
Selamat Jalan Bapak Pembangunan…
Selamat Jalan Manusia Paling Berpengaruh dalam sejarah bangsa Indonesia…

Semoga kami dapat mewarisi semua hal-hal yang baik dalam dirimu dan mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi dalam kehidupanmu, Amin.

Jan
22

Kemarin saya berkeliling Jakarta. Pagi hari saya berangkat dari rumah saya di daerah Kemayoran menuju kampus Fasilkom tercinta di Depok. Niatan awal berangkat pagi karena anak-anak 2005 katanya pengen konvoi untuk menemani Ipur ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Ya udah akhirnya saya sampai di kampus jam 07.30, seperti biasa selalu kepagian. Sudah bisa ditebak pasti belum ada satu pun anak 2005 yang keliatan. Akhirnya saya ngenet di ruang BEM dan mengisi IRS yang memang sudah bisa diisi.

Nah, sekitar jam setengah 9 pagi baru muncul satu manusia, sebutlah bernama Bram. Dia nanya ke saya kemana nih anak-anak yang lain. Hmm…saya juga nggak tahu tuh pada kemana. Anak-anak baru datang silih berganti setelahnya. Nah, sekitar jam 9 lewat udah rame tuh, ada saya, iLm@N, Bram, Hari, Dani, Danu, Mursal, Haris, Elsa, dan Dian. Rencananya sih pengen berangkat bareng naek motor bagi yang bawa motor. Eh, ternyata karena keasyikan (apa kebingungan??) mengisi IRS akhirnya waktu berjalan terus sampe hampir setengah 10. Setelah dibicarakan akhirnya saya dan iLm@N berangkat duluan dan yang lain katanya pengen nyusul. Ya kita pun jalan menuju kejaksaan negeri Jakarta Selatan di Jakarta Selatan (ya iya laaah..)

Di perjalanan iLm@N nanya mending lewat Kemang apa Pondok Indah. Saya yang memang nggak tahu jalan di daerah Jakarta Selatan yang jadi bingung. Yang mana aja deh yang penting cepet sampe. Akhirnya kita lewat Pondok Indah. Nah, perjalanan setelahnya yang jadi cukup seru. Karena iLm@N lupa jalan, akhirnya kita harus berputar-putar dulu untuk mencari gedung yang jadi patokan jalannya si iLm@N. Hampir juga ditilang sama kap isilop karena berjalan berlawanan arah di jalan yang hanya satu arah. Alhamdulillah akhirnya kita sampai dengan pusing selamat di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Di sana kita disambut oleh Kamal yang ternyata berbaju biru juga, kompakan sama kami (saya dan iLm@N). Langsung kita masuk ke dalam dan ternyata sudah ada Ibunya Ipur, Lia dan Amin (temennya iLm@N dari 28). Singkat cerita alhamdulillah proses di kejaksaan ini tidak sesulit seperti sebelumnya. Ipur juga sangat berterimakasih kepada temen-temen yang sudah membantu moril dan semangat dengan datang di sana. Oia, yang datang ke sana ada saya, iLm@N, Kamal, Lia, Amin, Fahmi, Dadan, dan 3 orang teman anak 28 yang saya lupa namanya. Kita juga sempat berfoto-foto loh di pelataran pintu masuk Kejaksaan, hehehe…

Sekitar jam 11 saya dan Kamal pamit untuk kembali ke kampus karena ada acara lain. Teman yang lain sih masih menemani Ipur. Kali ini petualangan saya keliling Jakarta bersama Kamal menaiki motor. Bahaya juga sih, karena ternyata si Kamal SIM dan STNKnya nggak ada yang beres. Waduh, bisa gawat kalo ada razia. Alhamdulillah kita berdua sampe di kampus dengan selamat-selamat aja.

Setelah di kampus ya saya ada acara rapat sama tim boolean kemudian diskusi sama Smel. Terus lanjut ngenet + browsing-browsing di lab bareng Nulad. Kemudian, menjelang jam 6 sore saya baru pulang. Karena saya berniat menghemat pengeluaran, saya memilih naik kereta aja. Namun, berhubung udah mau Maghrib akhirnya saya sholat dulu di masjid deket stasiun. Sholatnya nggak usah diceritain, paling setelahnya doank saya ketemu sama 2 anak manusia yang sedang dimabuk asmara (-edited-). Akhirnya baru dapat kereta jam 7 malam.

Ketika diumumkan di stasiun UI, katanya si kereta ini adalah jurusan Jakarta-Kota. Ya udah saya dengan tenang naek dan kemudian dapat tempat duduk. Tak lupa saya menyetel walkman phone saya supaya nggak bengong. Perjalanan berlalu dengan cepat, tanpa dirasa sudah sampai Manggarai. Saya tidak ada firasat apa-apa saat kereta yang saya naiki berhenti sebentar sekali di Manggarai. Saat itu saya masih menggunakan earphone sambil mendengar musik kesukaan saya.

Lama kelamaan saya mulai curiga. Kok keretanya nggak naik-naik sih, maksudnya rel kereta berada di bawah. Oia, kalo yang nggak tahu, dari Manggarai ke Cikini itu rel nya naik ke atas. Akhirnya saya copot earphone dan bertanya ke bapak-bapak di sebelah saya.

“Pak, ini ke Tanah Abang ya?”
“Iya dek, tadi kan dibilang di Manggarai”
“Waduh, tapi tadi pas di UI dibilang ke Kota, jadi saya tenang-tenang aja. Gimana nih pak?”

Saya yang lumayan panik karena blom pernah nyasar sampe ke stasiun Tanah Abang sempat sebentar turun di stasiun Sudirman. Namun, kata seorang bapak saya disuruh naek kereta itu lagi karena katanya akan balik ke Manggarai. Duh, jadi bingung apakah mau balik ke Manggarai lagi atau naek kendaraan umum aja dari Tanah Abang. Akhirnya saya ingat kakak saya Mbak Yanti pernah keterusan juga sampe ke Tanah Abang. Saya pun mengsms dia. Nggak lama hp saya bergetar dan ternyata Mbak Yanti nelpon saya.

Sempat terjadi diskusi antara saya dan Mbak Yanti. Dia menyarankan saya balik lagi ke Manggarai aja. Makasih ya Mbak ku tersayang udah rela nelpon dari Bintan Kepulauan Riau. Huhu, jadi terharu…

Akan tetapi, sesampainya di stasiun Tanah Abang saya jadi bimbang karena keretanya seperti tidak akan balik ke Manggarai lagi. Atas saran seorang bapak pedagang rokok, saya akhirnya memilih naik kendaraan umum saja untuk pulang ke rumah. Makasih ya Pak atas bantuannya. Setelah lama menunggu, akhirnya bis 916 jurusan Tanah Abang-Kampung Melayu melintas di hadapan saya. Ternyata bis itu lewat Senen, ya saya naik lah. Alhamdulillah nggak berapa lama sampai di Senen. Kalo dari Senen mah saya udah tenang, kan memang pas lagi sma dulu daerah situ udah jadi tempat maen saya, hehehe…

Inti dari cerita saya ini adalah hari Senin kemarin adalah hari yang akan saya ingat dalam hidup saya. Banyak hal baru yang saya rasakan. Pertama kalinya saya datang ke kantor kejaksaan negeri. Saya juga jadi lumayan ngerti tentang hal-hal yang berbau peradilan dan penanganan kasus hukum. Kemarin juga pertama kalinya saya mendatangi daerah-daerah di Jakarta Selatan, termasuk Taman Puring yang terkenal itu. Dan yang tak akan saya lupa juga, pertama kalinya saya naek kereta keterusan sampai ke stasiun Tanah Abang. Singkat kata, hari Senin kemarin tanggal 21 Januari 2008 adalah hari yang seru, melelahkan, menegangkan, penuh petualangan, dan patut dikenang.

Pelajaran kecil yang saya dapat. Jangan terlalu asyik mendengarkan musik lewat earphone (apalagi earphone hp saya yang hampir kedap suara) dengan volume yang keras hingga tidak memperhatikan sekitar. Alhasil saya accidentally keliling Jakarta, hehehe…

~liat sidebar deh…ada wishlist Sidicx untuk tahun 2008 ~

Jan
14

Tulisan ini sebenarnya ingin saya tulis dan saya posting dari beberapa hari yang lalu, Tapi baru sempat hari ini muncul di www.sidicx.com. Naiknya harga kedelai dalam beberapa waktu belakangan ini membuat banyak pihak, kebanyakan warga kelas menengah ke bawah, mengalami kesulitan berkepanjangan. Saya termasuk di dalam pihak-pihak yang dibuat susah karena naiknya harga kedelai ini.

Seperti kita semua ketahui, kedelai merupakan bahan utama pembuatan tempe dan tahu. Naiknya harga kedelai berakibat langsung kepada naiknya harga tempe dan tahu di pasaran. Sampai saat ini saya juga belum tahu pasti kenapa harga kedelai naik. Namun, menurut ibu saya, harga kedelai naik karena kapal laut yang biasa mengangkut kedelai impor dari Amerika Serikat mengalami kerusakan. Masih menurut ibu saya, proses perbaikan kapal laut itu akan memakan waktu kurang lebih 3 bulan. Waduh, kalo gitu saya harus puasa makan tempe dan tahu selama 3 bulan donk ?!! Nooooo…!!!

Naiknya harga kedelai ini tidak hanya terjadi di Jakarta saja, namun juga di seluruh wilayah Indonesia. Kenaikannya beragam dari 50% sampai lebih dari 100%. Bagaimana pengusaha tempe dan tahu tidak menjerit sekencang-kencangnya bila bahan baku usahanya naik hingga 2 kali lipat ?! Akibatnya, saat ini banyak pengusaha tempe dan tahu yang mengurangi produksinya, bahkan ada yang sampai benar-benar berhenti berproduksi. Memang ada beberapa yang tetap berproduksi, namun omsetnya sangat menurun. Mereka pun semakin bingung. Bila menaikkan harga tempe dan tahu agar bisa mendapatkan untung, jumlah pembeli berkurang. Akhirnya banyak diantara mereka yang memilih memperkecil ukuran tempe dan tahun produksinya.

Sekarang kembali ke saya. Kenapa saya membuat tulisan ini? Alasannya sangat simpel. Saya adalah PECINTA BERAT MAKANAN OLAHAN KEDELAI. Saya sangat menyukai tempe yang diolah dengan berbagai macam cara. Begitu pula dengan olahan kedelai lain seperti tahu, oncom, susu kacang kedelai, sampai kedelai rebus. Bagi saya, tempe merupakan salah satu makanan wajib yang tiap harinya harus saya konsumsi, hampir sama seperti nasi. Di rumah pun, tempe adalah lauk pauk yang hampir selalu ada di meja makan. Favorit saya adalah tempe goreng tepung yang dimakan selagi panas. Wow…maknyus dah…

Akan tetapi, lagi-lagi karena harga kedelai yang meroket, beberapa hari belakangan ini tempe menghilang dari menu makan saya. Ibu saya bilang harga tempe mahal Dik, jadi dengan uang yang sama, sekarang hanya dapat tempe dengan ukuran setengah dari biasanya. Huhu, jatah makan tempe saya pun harus dikurangi. Puncaknya adalah hari ini. Benar-benar tidak ada tempe goreng tepung kesukaan saya. Kata ibu hari ini tempe dan tahu menghilang dari pasar. Selidik punya selidik, ternyata hari ini seluruh pedagang dan pengusaha tempe melakukan demonstrasi kepada pemerintah akibat kenaikan harga kedelai. Mereka merasa dicuekin oleh pemerintah, padahal tempe dan tahu adalah makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yang memang kebanyakan kelas menengah ke bawah.

Pemerintah Indonesia, dengerin tuh apa kata rakyat kecil. Hidup ini sudah susah, masih ada dibuat lebih susah dengan tempe dan tahu yang harganya mahal. Rakyat mau makan apa coba?!

Makan batu? keras !!
Makan rumput? emangnya kambing !!
Makan hati? setiap hari kaleee !!

Jadi, tolonglah buat pemerintah, segera ambil langkah serius dan cepat untuk menangani masalah kenaikan harga kedelai ini. Saya sendiri bingung, masa karena satu kapal laut yang mengangkut kedelai rusak, seluruh negeri ini menjerit. Yang saya lebih heran lagi apakah pemerintah negeri ini sudah benar-benar tuli dan budeg sampai tidak mendengar jeritan rakyat penjuru negeri. Waduh…Jangan cuma ngurusin Pak Harto yang sudah ditunggu sama malaikat Izrail donk !! Masa cuma gara-gara satu orang manusia, berjuta-juta orang yang lainnya terlantar karena harga kedelai yang meroket itu ?!

Alhamdulillah di TV, acara berita mulai menyiarkan perihal tingginya harga kedelai ini. Setelah beberapa waktu terakhir ini isi dari acara berita cuma perkembangan kesehatannya Pak Harto. Semoga dengan maraknya pemberitaan di TV dapat membuka mata para petinggi di pemerintahan bahwa ini adalah masalah besar yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Semoga solusi atas permasalahan kenaikan harga kedelai ini dapat segera ditemukan, sehingga saya dan jutaan rakyat Indonesia yang lain dapat bernafas lega dan kembali menikmati nikmatnya olahan tempe dan tahu. Amin.

Katakan hitam adalah hitam
Katakan putih adalah putih

~mohon maaf bila ada isi tulisan saya yang membuat ada pihak yang tidak berkenan~

Jan
09

NB: PENTING !!! Tulisan ini tentang nilai yang saya dapat di semester 5 ini. Tidak ada maksud untuk menyombongkan diri. Saya hanya ingin berbagi. So, kalo emang nggak suka, silahkan berhenti membaca di sini. Terima kasih.

Akhirnya semua nilai mata kuliah yang saya ambil semester ini sudah keluar semua. Hasilnya tidak terlalu buruk, namun juga tidak terlalu baik. IP semester saya turun untuk pertama kalinya. Alhamdulillah IPK masih naik sangat sedikit sekali. Niatan untuk masuk ke ‘Cum Laude League’ atau jajaran mahasiswa yang IPnya di atas 3,5 juga belum berhasil. Huhu.. :cry:  :cry: padahal di awal masuk dulu pengen banget naekin IP sampai bisa cum laude. Kenyataannya malah turun…sempet kecewa dikit di awal. Tapi ya sekarang mau diapain lagi kan… :neutral:  :neutral:

Dari 7 mata kuliah yang saya ambil, ada satu mata kuliah yang nilainya paling jelek. Akhirnya nilai C muncul lagi di transkip nilai saya. Padahal saya sudah bertekad dari awal semester 3 lalu bahwa tidak boleh lagi ada nilai C muncul. Sayangnya saya belum berhasil melakukannya. Yang lebih menyakitkan (bagi saya) adalah nilai C itu muncul dari mata kuliah pilihan. Mata kuliah yang bisa saja saya tidak ambil dulu di awal semester. Saya nggak mau berandai-andai kalau saja dulu tidak saya ambil mata kuliah itu, karena memang nggak ada gunanya.

Akan tetapi, saya mendapat pelajaran besar dan sangat berharga pada kuliah saya semester ini. Pengalaman mendapat nilai C (lagi) juga menjadikan saya menyimpulkan suatu hal yang penting dalam kelanjutan studi saya.

“Jangan pernah mengambil suatu mata kuliah karena banyak teman yang mengambil atau karena mendengar kalau dosennya enak atau baik.”

Intisari dari kalimat di atas adalah JANGAN PERNAH IKUT-IKUTAN. Saya biasanya juga nggak suka ikut-ikutan, entah kemaren pas di awal semester kok jadi ikutan ngambil mata kuliah pemrograman yang memang tidak saya sukai.

Kalau saja (kok jadi berandai-andai sih?? hehe..) saya tidak mengambil mata kuliah pilihan yang nilainya C tadi, IP semester saya cum laude. Sayangnya Allah masih menunda waktu saya untuk bisa ngerasain gimana sih cum laude. Mungkin nanti di saat yang tepat malah lebih indah rasanya, Amin. Yang penting tetap semangat untuk terus memperbaiki diri. :cool:  :cool:

Hal lain yang saya bisa petik pelajaran pada semester ini adalah, bahwa saya termasuk mahasiswa yang “cocok-cocokan” (hmmm…kosakata yang aneh…) sama dosen yang mengajar suatu mata kuliah. Maksudnya, Ada beberapa orang dosen yang mengajar saya lebih dari 1 kali dan saya mendapatkan nilai yang sama. Ngerti kan yaa?? Misalnya, saya sudah 2x diajar oleh Pak Ibam dan keduanya mendapatkan nilai A (A = alhamdulillah). Selain Pak Ibam, ada lagi yang lain. Kalo Pak Dadan selalu dapat A-, Bu Betty selalu dapat A-, dan Bu Kasiyah selalu dapat B+. Sampai saat ini sih baru itu.

Pengennya sih bisa lebih baik, jadi nggak harus sama terus nilainya tiap kali mengambil mata kuliah yang diajar oleh beliau-beliau tadi. Kalo yang biasanya dapat A-, ya semoga selanjutnya bisa dapat A gitu…hehehe…[ngarep mode ON]. :mrgreen:  :mrgreen:  :mrgreen:

Oia, ada fenomena menarik lain selain “cocok-cocokan” tadi. Saya juga termasuk mahasiswa yang nilainya nanggung terus. Nilai yang paling banyak muncul adalah A-, yang menunjukkan saya hampir dapat A, tapi nilainya nanggung terus, hehehe…Di semester ini aja ada 4 nilai A- yang muncul dan tidak ada satu pun nilai A. Semoga ke depan jumlah nilai A nya yang lebih banyak, Amin…. :grin:  :grin:

Semoga bisa jadi pembelajaran buat siapa aja yang baca tulisan saya ini, terutama yang masih kuliah. Saya sangat menyesal ikut-ikutan. So, lebih baik BERDIKARI alias berdiri di kaki sendiri. Pikirkan dan rencanakan masak-masak dan dari jauh-jauh hari sebelum memilih mata kuliah yang akan diambil pada suatu semester. Pilihlah mata kuliah yang diminati dan dirasa enjoy saat menjalaninya. Sebisa mungkin jangan ambil mata kuliah yang memang tidak diminati, kecuali memang mata kuliah wajib.

Semoga bermanfaat sharing-sharing dari saya… :wink:

Jan
03

-akhirnya posting lah…fyuuh… :roll: -

Seperti janji saya sama Danu dan Krisna, sekalian juga pengen berbagi ilmu dan kesenangan, di postingan ini saya akan memberikan panduan gimana sih cara buat memakai emulator NDS.

Oke, langsung aja. Yang pertama kali harus diketahui adalah emulator NDS yang saya gunakan adalah no$gba (baca: nocashgba). Untuk keterangan lebih lanjut silahkan buka websitenya di sini. Bagi temen-temen yang ingin men-download dari situs itu silahkan, tapi saya juga akan memberikan link men-download emulator+bios+firmwarenya. Jadi, pilih yang mana? :twisted: :twisted:

Sekarang, donlot dulu deh emulator NDS yang udah saya bundel lengkap di link ini. Di dalam folder yang telah di-zip itu terdapat file .exe dan beberapa file lainnya yang harus ada di dalam folder no$gba. Ada juga gambar tampilan gimana settingan yang tepat buat emulatornya jalan.

Nah, kita mulai panduannya.

  1. Extract file no$gba.zip. Coba jalankan file no$gba yang ada di dalamnya. PERHATIAN!! Anda hanya bisa ke langkah selanjutnya hanya apabila anda memiliki suatu file rom game NDS yang memiliki extension .nds. Akan muncul pilihan untuk memainkan game apa, jadi kalo nggak ada yang nggak bisa. So, donlot aja dulu salah satu rom game nds dari website yang sangat keren ini (saran dari saya: Pokemon Diamond atau Digimon World Dusk atau Dawn). :cool: :cool:
  2. Kalo udah ada rom game yang extensionnya .nds, langsung aja pilih rom itu. Kalo settingannya belum bener pasti nggak akan mau loading ke menu. Apalagi kalo belom ada bios dan firmwarenya, nggak akan jalan sama sekali. Alhamdulillah donlotan yang saya kasih itu udah lengkap, jadi kalo dicoba udah bisa.

Sekarang kita lanjut untuk melakukan percobaan ngeganti emulation setup dari no$gba ini. Coba deh liat gambar.

options

Pilih options pada menubar, trus pilih emulation setup. Akan ada window baru yang terbuka seperti pada gambar ini.

highest quality

Settingan default pada emulator yang anda udah donlot dari link yang saya kasih adalah settingan yang akan menghasilkan kualitas paling bagus. Namun, kata beberapa teman sih mereka mengalami jalannya si emulator yang agak lambat. Jadi, belum tentu kualitas terbaik ngasih hasil terbaik. Ada trade off gitu. :mrgreen: :mrgreen:

Ada pilihan kedua yaitu menggunakan kecepatan terbaik, jadi si emulator jalannya cepat. Liat gambar di bawah ini buat ngeliat settingannya.

highest speed

Atau ada pilihan ketiga alias anda coba-coba sendiri memadukan settingan preference anda. Jangan takut untuk mencoba menemukan settingan yang terbaik sehingga jalannya emulator saat maen cepat dan kualitasnya pun baik.

Yang terpenting, JANGAN LUPA SELALU SAVE OPTIONS :!: :!: setelah mengubah settingan setup coz kalo nggak ya percuma aja diganti tapi nggak ada pengaruhnya.

Alhamdulillah di komputer saya settingan highest quality lancar-lancar aja. Suaranya mantabh dan gambarnya juga tajam dan bening banget. Oia, ukuran dari screen no$gba tidak bisa diperkecil atau diperbesar. Ukuran screen-nya itu mengikuti resolusi dari monitor yang anda miliki. Saya di rumah menggunakan resolusi monitor 1280×960, jadi ukuran no$gba-nya sangat-sangat kecil. Solusinya adalah menurunkan resolusi menjadi 1024×768. Bagi yang ngrasa masih kurang gede juga bisa diturunkan lagi resolusinya.

Ada beberapa fitur dari no$gba yang belum sempurna, kayak belum adanya kemampuan buat save state dan load state, serta belum bisa establish link antara satu emulator dengan emulator lain. Oia, kalo yang nggak tahu apa itu save state, itu adalah istilah kalo kita pengen nge-save game kita di manapun dan kapanpun dalam permainan regardless of anything. Misalnya kita maen game yang hanya bisa nge-save di titik tertentu kayak Final Fantasy. Dengan save state kita bisa nge-save di mana saja, bahkan di tengah-tengah pertarungan dengan final boss, hehehe…

Kalo link, kan emang NDS asli (baca: console NDS) bisa di-link dengan NDS yang lain dengan adanya wi-fi connection. Beberapa permainan sangat memerlukan link untuk kesempurnaan saat memainkannya. Dengan link ini antar pemain NDS bisa saling bertarung atau bertukar sesuatu. Contohnya game Pokemon yang ada beberapa monster cuma bisa evolve kalo ditukar dengan monster lain lewat link ini. Atau kenikmatan bertanding sepakbola dengan me-link NDS kita. Huhuhu, sayang ya belum bisa seperti itu.

Nah, Insya Allah udah cukup panduannya. Semoga bisa bermain game-game NDS kesayangan dengan lancar dan nyaman. Tapi jangan lupa waktu loh…hehehe…

~Kalo ada yang pengen nanya atau ada kesulitan, silahkan tulis di bagian komentar. Insya Allah akan saya bantu ^_^~

Sidicx The 10