Fantasista The 10

The Blue, Black, and White Of My Life

Jan
22

Kemarin saya berkeliling Jakarta. Pagi hari saya berangkat dari rumah saya di daerah Kemayoran menuju kampus Fasilkom tercinta di Depok. Niatan awal berangkat pagi karena anak-anak 2005 katanya pengen konvoi untuk menemani Ipur ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Ya udah akhirnya saya sampai di kampus jam 07.30, seperti biasa selalu kepagian. Sudah bisa ditebak pasti belum ada satu pun anak 2005 yang keliatan. Akhirnya saya ngenet di ruang BEM dan mengisi IRS yang memang sudah bisa diisi.

Nah, sekitar jam setengah 9 pagi baru muncul satu manusia, sebutlah bernama Bram. Dia nanya ke saya kemana nih anak-anak yang lain. Hmm…saya juga nggak tahu tuh pada kemana. Anak-anak baru datang silih berganti setelahnya. Nah, sekitar jam 9 lewat udah rame tuh, ada saya, iLm@N, Bram, Hari, Dani, Danu, Mursal, Haris, Elsa, dan Dian. Rencananya sih pengen berangkat bareng naek motor bagi yang bawa motor. Eh, ternyata karena keasyikan (apa kebingungan??) mengisi IRS akhirnya waktu berjalan terus sampe hampir setengah 10. Setelah dibicarakan akhirnya saya dan iLm@N berangkat duluan dan yang lain katanya pengen nyusul. Ya kita pun jalan menuju kejaksaan negeri Jakarta Selatan di Jakarta Selatan (ya iya laaah..)

Di perjalanan iLm@N nanya mending lewat Kemang apa Pondok Indah. Saya yang memang nggak tahu jalan di daerah Jakarta Selatan yang jadi bingung. Yang mana aja deh yang penting cepet sampe. Akhirnya kita lewat Pondok Indah. Nah, perjalanan setelahnya yang jadi cukup seru. Karena iLm@N lupa jalan, akhirnya kita harus berputar-putar dulu untuk mencari gedung yang jadi patokan jalannya si iLm@N. Hampir juga ditilang sama kap isilop karena berjalan berlawanan arah di jalan yang hanya satu arah. Alhamdulillah akhirnya kita sampai dengan pusing selamat di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Di sana kita disambut oleh Kamal yang ternyata berbaju biru juga, kompakan sama kami (saya dan iLm@N). Langsung kita masuk ke dalam dan ternyata sudah ada Ibunya Ipur, Lia dan Amin (temennya iLm@N dari 28). Singkat cerita alhamdulillah proses di kejaksaan ini tidak sesulit seperti sebelumnya. Ipur juga sangat berterimakasih kepada temen-temen yang sudah membantu moril dan semangat dengan datang di sana. Oia, yang datang ke sana ada saya, iLm@N, Kamal, Lia, Amin, Fahmi, Dadan, dan 3 orang teman anak 28 yang saya lupa namanya. Kita juga sempat berfoto-foto loh di pelataran pintu masuk Kejaksaan, hehehe…

Sekitar jam 11 saya dan Kamal pamit untuk kembali ke kampus karena ada acara lain. Teman yang lain sih masih menemani Ipur. Kali ini petualangan saya keliling Jakarta bersama Kamal menaiki motor. Bahaya juga sih, karena ternyata si Kamal SIM dan STNKnya nggak ada yang beres. Waduh, bisa gawat kalo ada razia. Alhamdulillah kita berdua sampe di kampus dengan selamat-selamat aja.

Setelah di kampus ya saya ada acara rapat sama tim boolean kemudian diskusi sama Smel. Terus lanjut ngenet + browsing-browsing di lab bareng Nulad. Kemudian, menjelang jam 6 sore saya baru pulang. Karena saya berniat menghemat pengeluaran, saya memilih naik kereta aja. Namun, berhubung udah mau Maghrib akhirnya saya sholat dulu di masjid deket stasiun. Sholatnya nggak usah diceritain, paling setelahnya doank saya ketemu sama 2 anak manusia yang sedang dimabuk asmara (-edited-). Akhirnya baru dapat kereta jam 7 malam.

Ketika diumumkan di stasiun UI, katanya si kereta ini adalah jurusan Jakarta-Kota. Ya udah saya dengan tenang naek dan kemudian dapat tempat duduk. Tak lupa saya menyetel walkman phone saya supaya nggak bengong. Perjalanan berlalu dengan cepat, tanpa dirasa sudah sampai Manggarai. Saya tidak ada firasat apa-apa saat kereta yang saya naiki berhenti sebentar sekali di Manggarai. Saat itu saya masih menggunakan earphone sambil mendengar musik kesukaan saya.

Lama kelamaan saya mulai curiga. Kok keretanya nggak naik-naik sih, maksudnya rel kereta berada di bawah. Oia, kalo yang nggak tahu, dari Manggarai ke Cikini itu rel nya naik ke atas. Akhirnya saya copot earphone dan bertanya ke bapak-bapak di sebelah saya.

“Pak, ini ke Tanah Abang ya?”
“Iya dek, tadi kan dibilang di Manggarai”
“Waduh, tapi tadi pas di UI dibilang ke Kota, jadi saya tenang-tenang aja. Gimana nih pak?”

Saya yang lumayan panik karena blom pernah nyasar sampe ke stasiun Tanah Abang sempat sebentar turun di stasiun Sudirman. Namun, kata seorang bapak saya disuruh naek kereta itu lagi karena katanya akan balik ke Manggarai. Duh, jadi bingung apakah mau balik ke Manggarai lagi atau naek kendaraan umum aja dari Tanah Abang. Akhirnya saya ingat kakak saya Mbak Yanti pernah keterusan juga sampe ke Tanah Abang. Saya pun mengsms dia. Nggak lama hp saya bergetar dan ternyata Mbak Yanti nelpon saya.

Sempat terjadi diskusi antara saya dan Mbak Yanti. Dia menyarankan saya balik lagi ke Manggarai aja. Makasih ya Mbak ku tersayang udah rela nelpon dari Bintan Kepulauan Riau. Huhu, jadi terharu…

Akan tetapi, sesampainya di stasiun Tanah Abang saya jadi bimbang karena keretanya seperti tidak akan balik ke Manggarai lagi. Atas saran seorang bapak pedagang rokok, saya akhirnya memilih naik kendaraan umum saja untuk pulang ke rumah. Makasih ya Pak atas bantuannya. Setelah lama menunggu, akhirnya bis 916 jurusan Tanah Abang-Kampung Melayu melintas di hadapan saya. Ternyata bis itu lewat Senen, ya saya naik lah. Alhamdulillah nggak berapa lama sampai di Senen. Kalo dari Senen mah saya udah tenang, kan memang pas lagi sma dulu daerah situ udah jadi tempat maen saya, hehehe…

Inti dari cerita saya ini adalah hari Senin kemarin adalah hari yang akan saya ingat dalam hidup saya. Banyak hal baru yang saya rasakan. Pertama kalinya saya datang ke kantor kejaksaan negeri. Saya juga jadi lumayan ngerti tentang hal-hal yang berbau peradilan dan penanganan kasus hukum. Kemarin juga pertama kalinya saya mendatangi daerah-daerah di Jakarta Selatan, termasuk Taman Puring yang terkenal itu. Dan yang tak akan saya lupa juga, pertama kalinya saya naek kereta keterusan sampai ke stasiun Tanah Abang. Singkat kata, hari Senin kemarin tanggal 21 Januari 2008 adalah hari yang seru, melelahkan, menegangkan, penuh petualangan, dan patut dikenang.

Pelajaran kecil yang saya dapat. Jangan terlalu asyik mendengarkan musik lewat earphone (apalagi earphone hp saya yang hampir kedap suara) dengan volume yang keras hingga tidak memperhatikan sekitar. Alhasil saya accidentally keliling Jakarta, hehehe…

~liat sidebar deh…ada wishlist Sidicx untuk tahun 2008 ~

  1. kamal Said,

    pertamax lagee… hehe…
    ane keseringan keliling2 jakarta kek gitu ampe geseng nih tangan belang2 :)

    itu di wishlist, sang pelangi maksudnya apaan dik?

  2. Sidicx Said,

    @ kamal: makanya mal pake sunblock…

    Sang pelangi yang berarti pendamping hidup gw Mal…

  3. Jakarta Links Said,

    BARU!!! http://www.jktlinks.com

    Menghubungkan semua badan usaha khusus di Jakarta.
    Gratis untuk mencatumkan link webside Saudara bulan ini.
    Badan usaha tidak mempunyai website???
    Kami dapat memberikan paket komplit dengan harga bagus.

    Hormat kami,
    Jeffrey & Feggy
    Managing Director
    Jakarta Links

    Webshop: http://webshop.jakartalinks.com

  4. Sidicx Said,

    @ Jkt Links: sayangnya http://www.sidicx.com bukan badan usaha, hehe..

Add A Comment

Sidicx The 10