Fantasista The 10

The Blue, Black, and White Of My Life

Jan
29

Pemimpin besar itu kini telah pergi, kembali ke haribaan Sang Illahi Robbi. Kemarin, pada hari Ahad tanggal 27 Januari 2007 pukul 13.10 WIB, Mantan Presiden Republik Indonesia, Jenderal Besar Purn. H.M Soeharto wafat di Rumah Sakit Pertamina Pusat akibat kegagalan fungsi multi organ. Beliau meninggal dunia setelah selama sebulan terakhir ini dirawat di RSPP.

Bangsa Indonesia jelas mengalami kehilangan besar setelah wafatnya salah satu putra terbaik bangsa ini. Saya pribadi menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah membalas amal perbuatan yang telah dilakukan oleh beliau selama hidup, Amin.

Kalau kita melihat sejarah, Indonesia di masa kepemimpinan Pak Harto adalah Indonesia yang terbaik. Tak usah menutup mata, akui saja dengan jujur akan hal ini. Kala itu, Indonesia pernah mendapat predikat negara swasembada untuk beberapa komoditas pangan, antara lain beras. Dalam hal stabilitas ekonomi dan keamanan pun sangatlah terjaga dibandingkan dengan kondisi saat ini. Yang paling terlihat jelas adalah pembangunan Indonesia secara nyata di hampir semua lini kehidupan. Sangatlah wajar apabila Pak Harto diberikan gelar Bapak Pembangunan Indonesia.

Tulisan saya kali ini ingin mencoba untuk mengambil pelajaran dan kebaikan dari apa-apa yang pernah Pak Harto lakukan pada masa kepemimpinannya dulu. Tak ada gunanya lagi masyarakat terus mencaci-maki beliau. Toh percuma, beliau sudah tidak ada lagi. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa mengambil segala yang baik dan membuang segala yang buruk.

Saya pribadi mengagumi beberapa hal dalam diri The Smiling General ini. Ada beberapa catatan dalam gaya kepemimpinan maupun kepribadian Pak Harto yang saya lihat baik untuk kita contoh.

Pertama, Pak Harto adalah orang yang TEGAS, tidak mencla-mencle. Sebagai orang militer, sifat ini sangatlah kentara dalam kepribadian Pak Harto. Dan ketegasan memanglah sifat wajib bagi seorang pemimpin besar. Dengan ketegasannya, Pak Harto memiliki wibawa dan dihormati oleh semua pihak. Dengan ketegasannya, Pak Harto bisa mengatur para pembantu kenegaraannya dalam memerintah Indonesia. Sifat TEGAS ini yang sampai saat ini belum saya temukan pada pemimpin-pemimpin negeri saat ini. Jadi, ada baiknya ketegasan sikap Pak Harto bisa ditiru oleh para pemimpin Indonesia.

Kedua, Pak Harto adalah seorang PERENCANA ULUNG. Program Pelita I-VI (CMIIW) yang dicanangkan selama masa kepemimpinannya merupakan bukti yang nyata bahwa beliau merencanakan dengan matang segala kebijakan yang akan dilaksanakan di Indonesia. Mulai dari pembangunan di bidang pertanian, pertanian dan industri, sampai industri menjadi tahapan Indonesia menjadi seperti sekarang ini. Pak Harto juga seorang yang mementingkan proses, walaupun itu dalam waktu lama. Seperti pepatah jawa, alon-alon waton kelakon, pelan-pelan yang penting sampai, itulah yang dilakukan dalam proses pembangunan Indonesia. Dan perencanaannya pun banyak yang mengalami kesuksesan, walaupun pastinya ada yang belum berhasil terlaksana dengan baik.

Ketiga, Pak Harto adalah orang yang KOMITMEN terhadap keputusan yang telah dibuat. Seperti yang dikatakan oleh Pak Siswono Yudhohusodo pada saat talkshow di Metro TV pada Ahad sore kemarin, Pak Harto membuka seluas-luasnya ide dan masukan sebelum membuat keputusan, namun setelah keputusan didapat maka beliau akan sangat komitmen terhadapnya. Sikap ini lah yang penting dimiliki oleh pemimpin. Apa yang dilakukannya setelah memegang kekuasaan pemerintah haruslah sesuai dengan apa yang telah dia janjikan ketika kampanye. Kebijakan Pak Harto merupakan bukti bahwa beliau komitmen terhadap pembangunan Indonesia secara menyeluruh.

Keempat, Pak Harto adalah orang yang SAYANG terhadap KELUARGAnya. Beliau juga seorang yang sangat mencintai istrinya, almarhumah Ibu Tien. Beliau selalu bisa meluangkan waktunya untuk keluarganya di sela-sela kesibukan memimpin negeri ini. Sering juga Pak Harto menunjukkan rasa cintanya kepada istri tercinta dengan mengajak serta di setiap tugas kenegaraan. Sangat penting bagi seorang pemimpin untuk tidak melupakan orang-orang terdekatnya ketika telah memegang tampuk kekuasaan.

Masih banyak lagi sikap dan kepribadian serta gaya kepemimpinan Pak Harto yang dapat kita ambil sebagai pelajaran dalam kehidupan kita. Yang pasti adalah kita sebagai rakyat Indonesia, yang katanya negara yang menghargai jasa-jasa pahlawan bangsa, haruslah menghargai dan menghormati segala jasa yang telah diberikan oleh Pak Harto. Dari semenjak perang kemerdekaan, beliau telah banyak sekali berjasa bagi Indonesia. Pengabdiannya terus dilanjutkan saat masa-masa pembangunan Indonesia.

Tercatat ada beberapa peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang tidak lepas dari jasa beliau. Yang paling terkenal adalah kepemimpinannya saat Serangan Umum 1 Maret untuk merebut kembali kota Yogyakarta. Dan akhirnya para pejuang kita berhasil merebut kembali Yogyakarta, walaupun hanya untuk waktu 6 jam saja. Kemudian berliau juga menjadi komandan saat Operasi Mandala untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. Operasi tersebut juga berhasil dengan sukses. Dan yang paling lama adalah ketika menjadi presiden kedua Republik Indonesia. Selama kurun waktu hampir 32 tahun pemerintahan beliau, Indonesia mengalami kemajuan dan pembangunan yang signifikan. Dan masih banyak jasa-jasa beliau yang lainnya.

Sebagai penutup, saya tidak ragu untuk menyebut beliau sebagai salah satu putra terbaik Bangsa Indonesia. Bahkan apabila ada pemeringkatan bagi 100 manusia yang paling berpengaruh di Indonesia, saya akan memberikan peringkat 1 kepada Jenderal Besar Purn. H.M. Soeharto. Sangat patut pula apabila pemerintah Republik Indonesia memberikan gelar pahlawan kepada beliau, mengingat segala jasanya dari mulai masa perjuangan kemerdekaan sampai masa pembangunan Indonesia.

Selamat Jalan Pak Harto…
Selamat Jalan Bapak Pembangunan…
Selamat Jalan Manusia Paling Berpengaruh dalam sejarah bangsa Indonesia…

Semoga kami dapat mewarisi semua hal-hal yang baik dalam dirimu dan mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi dalam kehidupanmu, Amin.

  1. kamal Said,

    yes… pertamax lagi… :p

    bagus juga tulisan nt dik

  2. Sidicx Said,

    @ kamal: makasih mal…kan gw niat..

  3. yudhaoke Said,

    tulisan lo kali ini oke nih… hehe…
    kali ini gw setuju ama isi tulisan lo dik….
    soeharto manteb dah…. hehe…

  4. Sidicx Said,

    @ yudha: bagus lah…halah…

  5. Nanta Said,

    Kalo orang paling berpengaruh..setuju banget
    Kalo putra terbaik…Ga terlalu setuju.. :)
    Ga semuanya yang keliatan baik dari luar itu emang baik adanya..

    Hehehe, juz mai opinion…

  6. -=«GoenRock®»=- Said,

    Semoga anak cucu kita bisa mewarisi sifat sifat baiknya, namuna sejarah tetep harus mencatat semua kesalahan yang telah dilakukakannya. Bukan untuk menanamkan dendam, tapi sebagai pelajaran berharga agar tidak terulang lagi.

  7. Sidicx Said,

    @ nanta: Thank you loh opininya…

    @ GoenRock: Sip…bener banget tuh, yang bagus harus diwarisin ke anak cucu.

Add A Comment

Sidicx The 10