23
Pagi itu terlukis wajah sumringah dari seorang ibu paruh baya. Matanya berbinar-binar penuh kebahagiaan saat melepas dua orang anaknya yang akan berangkat untuk mencari nafkah. Tersirat perasaan bahagia dan bangga pada diri ibu tersebut karena kedua anaknya kini telah mandiri.
Kedua anak itu kakak beradik. Sang kakak telah menikah dan memiliki satu orang anak yang sangat cerdas dan menggemaskan. Sang adik kini sedang mencoba mengaplikasikan ilmu yang ia dapat selama di bangku kuliah. Sang adik berangkat bersama kakaknya menaiki motor biru yang kekar. Tempat kerja sang adik berdekatan dengan sang kakak sehingga mereka dapat berangkat bersama.
Sang kakak telah menjadi orang sukses. Ia berhasil menjadi konsultan yang memiliki kompetinsi tinggi di bidangnya. Sang adik Insya Allah akan segera dapat berdiri sejajar dengan sang kakak, menjadi orang sukses selanjutnya. Ia tidak akan menyia-nyiakan waktunya saat ditempa di kawah candradimuka terbaik yang membawa nama bangsa ini. Ia bertekad akan menjadi orang yang dapat membuat bangga orang-orang terdekatnya dan yang pernah mengenalnya.
Sang ibu kembali memasuki rumah sederhana mereka. Rumah yang tidak berukuran besar, namun cukup luas untuk dapat berbagi cinta dan kasih yang penuh ketulusan. Dengan penuh kekhusyukan sang ibu berdoa untuk kebaikan kedua anak laki-laki yang sangat disayanginya itu. Tak lupa ia juga mendoakan kedua putrinya yang sebentar lagi akan mengikuti jejaknya sebagai ibu. Ya, tak terasa ia telah menjadi nenek bagi cucu-cucunya yang selanjutnya akan meneruskan perjuangannya di bumi Allah ini. Tersisa si bungsu yang masih terus memperbaiki diri dan mempersiapkan perbekalan sebelum berlayar dalam biduk keluarga bersama wanita yang telah dipilihkan untuknya.
Si bungsu saat ini masih sendiri, walaupun sebenarnya ia tak sendiri. Ia punya Allah yang selalu menyanyanginya. Ia punya keluarga yang terus mencurahkan kasih sayang padanya. Ia memiliki sahabat-sahabat terbaik yang selalu sedia mendengar keluh dan tawanya. Ia juga memiliki sebuah keyakinan bahwa ia dapat memberikan yang terbaik bagi semua.
Ia ingin mengikuti jejak ayahnya yang sangat ia hormati. Sang ayah mampu untuk menghasilkan empat orang anak yang merupakan kebanggaan bagi orangtuanya. Anak-anak yang dapat meneruskan cinta kasih yang telah ia dan istrinya berikan kepada keluarga kecil yang baru mereka bangun. Kecuali si bungsu, yang memang harus banyak bersabar menunggu saat indah itu tiba untuknya.
Kini, kedua orangtua yang telah memasuki masa senja tersebut hanya dapat berharap di sisa usia, mereka dapat melihat anak-anak mereka bahagia. Bahagia dengan keluarga kecil mereka. Bahagia dalam karier dan pekerjaan mereka. Bahagia dalam tiap nafas yang mereka hirup. Bahagia di hati. Bahagia di jiwa. Dan itu semua cukup untuk membuat kedua orangtua ini bahagia.
Walaupun tinggal ia yang masih sendiri, si bungsu tetap selalu ingin membahagiakan kedua orangtuanya. Ia berjanji dalam hati, pada saatnya nanti, ia akan menghadiahkan kepada ayah dan ibunya seorang wanita yang dapat menjadi cahaya dan kebaikan bagi seluruh keluarga. Wanita yang cantik hatinya, cantik raganya, cantik akalnya, cantik akhlaknya. Wanita yang selanjutnya akan bersama-sama sang ibu untuk memberikan cinta dan kasih sayang yang tulus baginya kelak.
Orangtua menyayangi anak-anaknya.
Anak-anak menyayangi kedua orangtuanya.
Potret indah sebuah keluarga bahagia.
-
iLm@N Said,
Alhamdulillah.. ini pasti keluarga ente ya dik..
Insya Allah keluarga ane juga akan kaya gitu.. Dengan tokoh utamanya “seorang lelaki ganteng yang menjadi entrepreneur dan blogger sukses”, hehe =PAyo kita berdo’a bareng2 supaya kita bisa ngebahagiain orang tua kita.. Amiiin..
-
Bang Ganteng Said,
hmmm, sumpe deh, terharu lagi gw dik, wok wok wok
-
irvan Said,
hmm…
enaknya puny kakak…hehe..
punya adek enak juga sih.. -
Dani Said,
hmm, keknya kenal gw tuh sama sang adik.. q=
semoga sukses dah buat sang adik… hehe
@Bang Ganteng: hmm, apa2 terharu lo.. diabsenin aja terharu.. wokwokwok!..
-
agungfirmansyah Said,
Subhanallah…
Sidik mau nikah.
-
Sidicx Said,
@ iLm@N: makasih man….oke sama-sama kita berdoa…ane juga doain keluarga ente bisa bahagia juga…
@ BG: Halah…terharu lagi….hahaha….
@ irvan: Enak kok van punya saudara…gw juga pengen banget punya adek cewek…
@ Dani: Haha…makasih Dan….itu loh si BG apa-apa terharu mulu…
@ Agung: Nah lo…kok jadi mau nikah ??
-
Chandra Prasetyo Said,
Subhanallah. Berharap mba-mba saya juga cepet nikah… Jadinya kan ga ngelangkahin.
-
Sidicx Said,
@ chandra: hehe…oke…


