11
Semalam mengetahui sesuatu yang kurang baik…
Lagi-lagi belum rezeki…
Pagi ini baca sesuatu hal di suatu tempat yang familiar tetapi berwajah baru
Dan terjawab tanya dan ragu dalam hati
Sampai sekarang gw masih nyesel, kenapa sewaktu itu gw nggak bisa lebih sabar aja…nggak meledak-ledak. Mungkin sekarang lain ceritanya. Saat ini pun belum ada kesempatan untuk memperbaiki itu, karena ada dinding besar yang menghalangi.
Jadi, tetaplah gw di sini. Berada di tengah dunia yang ramai. Berseliweran tiada henti. Ada yang datang, ada yang pergi. Tapi gw tetep bersyukur dengan gw yang sekarang. Punya kesempatan untuk bersama dengan sahabat-sahabat yang menyenangkan.
Oia, dibandingin gw yang dulu nggak sabaran, suka meledak-ledak, masih suka egois, kadang kenakanan, sekarang Alhamdulillah gw udah dapet pelajaran yang berarti. Nggak langsung panas kalo ada yang manasin. Bisa menerima kekalahan dan ke-belum berhasil-an (gw nggak mau nyebut gagal). Setidaknya, ada sisi dalam diri gw, yang lebih baik dibandingin dulu.
Bener kata best pren gw si Munir, emang gw belum rezeki. Mungkin memang belum saat ini.
Yang terpenting, gw bisa berubah jadi lebih baik. Semoga, gw dan dunia bisa tetap baik dan bertambah baik.
-
irvan Said,
dik, aku pinta…kau akan slalu ada…
lho? kok jadi lagunya wali????
-
Sidicx Said,
@ irvan: halah…sama aja kayak si aulia
-
agung Said,
mungkin emang dari sononya ente g “rejeki” Dik.

-
Sidicx Said,
@ agung: waduh, parah ente Gung….Istighfar gung !! nyebut !!
Haha…saya mah yakin Allah udah ngasih masing-masing hambanya takdir rezeki, jodoh, dan lain-lain…
-
agung Said,
astaghfirullah…
-
Sidicx Said,
@ agung: nah gitu, hehe…
-
Meri Said,
aku tau, rezekiku tidak mungkin diambil orang
karenanya hatiku tenangaku tau, amal-amalku tidak mungkin dilakukan orang lain
maka aku sibukkan diriku bekerja dan beramalaku tau, Allah SWT selalu melihatku
karenanya aku malu bila Ia mendapatiku melakukan maksiatdan aku tau, kematian menantiku
maka aku siapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku…oleh Hasan Al Bashri…
-
Sidicx Said,
@ Meri: Makasih mer diingetin…


