Fantasista The 10

The Blue, Black, and White Of My Life

Oct
08

Kalau pada bagian sebelumnya saya sudah menjelaskan latar belakang dan cerita seputar prosesnya, nah sekarang langsung ke smsnya. Saya akan mengeksplorasi sms-sms tersebut, mulai dari kesamaan, kemiripan, tipe-tipe, sampai gaya bahasa. Hmmmm, kebiasaan suka menganalisis saya sedang ingin dipenuhi nih…

- Tahun ini yang adalah tahunnya mengirim sms lebaran atas nama paket. Maksudnya, si orang yang ngirim sms tidak hanya atas nama pribadi tapi juga mengatasnamakan orang lain. Bingung?? Begini loh maksudnya.
> Atas nama pribadi dan keluarga. Yang ini sih biasa, dari tahun lalu juga banyak yang kayak gini. Namun, tahun ini semakin banyak orang yang mengirim sms atas nama keluarga. Kalo saya pribadi sih nggak atas nama keluarga karena kebanyakan yang saya kirimin sms yang berinteraksinya hanya dengan saya saja, tidak dengan ortu atau kakak-kakak saya,
> Atas nama dirinya dan pacarnya. Tahun ini ada beberapa orang yang mengatasnamakan dirinya dan pacarnya. Diulang: pacarnya, bukan istri atau suaminya. Saya sih kurang sreg sama yang seperti ini. Tapi untuk yang atas nama dirinya dan pasangan resminya sih oke-oke saja.
> Atas nama pribadi dan “keluarga”. Haha, yang ini sih becanda saja, tapi menurut saya sih lucu. Ada 2 orang teman saya yang sangat kreatif dalam menyusun kata. Pertama, Idjoel dengan kata-kata “belum berkeluarga. Mohon doanya”. Asli dah, pas baca saya ngakak. Jul..Jul..jadi lo sekalian minta didoain biar cepet berkeluarga yaa, haha…Kedua, Lutfi dengan kata-kata “Lutfi dan keluarga, kecuali istri dan anak”. Pas baca ini saya juga ngakak, sampe dijelasin kayak gitu, haha…

- Ternyata, anak Fasilkom nggak jauh-jauh dari codingan. Buktinya, pas bikin sms lebaran aja pake di-coding segala. Tahun ini jumlah orang yang ngoding sms lebaran makin banyak dengan bahasa pemrograman yang lebih beragam. Ada java, html, dan kawan-kawannya yang lain. Susah deh emang anak ilmu komputer, hehe…

- Ternyata juga, ada operator seluler yang pengiriman smsnya selalu telat sampai sewaktu masa-masa orang ngirim sms lebaran. Hayo tebak operator apa?? Yap, jawabannya adalah Telkomsel. Buset dah, telatnya parah. Mulai dari hitungan menit sampai lebih dari 6 jam. Semua teman-teman dengan nomor yang depannya 0811, 0812, 0813, dan 0852 semua sms lebarannya sampai dengan terlambat di inbox hape saya. Operator lain?? Sepertinya tidak ada masalah, kecuali teman-teman saya dengan nomor XL sangat sedikit yang membalas sms lebaran saya, hehe…

- Yang lucu dan nggak sengaja saya sadari, ada 2 sms dari 2 orang teman saya yang berbeda, ternyata isinya sama persis! Dari awal sampai akhir bedanya cuma nama pengirim di akhir sms. Hehe, kok bisa seperti itu yaa?? Wah, saya mencium indikasi plagiarisme pada sms lebaran, haha…

- SMS lebaran yang paling berkesan dan paling saya senang saat menerimanya adalah dari Bu Kasiyah M Junus dan dari Kak Pandu. Balasan sms Bu Kasiyah memang tertuju bagi saya pribadi, jadi benar-benar ter-personalisasi (istilah yang cukup aneh). Kalo sms lebaran dari Kak Pandu sangat nggak saya duga. Dari mana beliau dapat no hape saya?? Wallahu ‘Alam. Anyway, syukron kak atas sms lebarannya.

- Ada beberapa orang yang saya harapkan akan membalas sms lebaran saya, namun nyatanya tidak ada balasan. Sedikit kecewa sih jujur, tapi nggak lama langsung hilang. Mencoba untuk ber-husnudzon kepada teman kita itu aja. Ada yang nggak balas, tapi setelah itu kita malah smsan biasa aja, hehe…

- Gara-gara di hape baru ada beberapa nomor yang belum ter-update, jadi ada beberapa sms yang saya kirim ke nomor yang lama. Bahkan ada orang-orang yang ingin saya kirimi tapi batal karena ternyata nomornya belum masuk ke hape yang ini.

Seperti apapun isi dan bentuk dari sms lebaran, yang paling penting adalah niat dan keinginan dari si pengirim untuk bisa meminta maaf dan saling mendoakan. Percuma sms sudah terkirim kalau misalnya di hati masih ada yang mengganjal. Yang lebih penting, sms tidak bisa menggantikan tatap muka dan minta maaf secara langsung menurut saya lebih afdhol.

~Lebaran jadi lebih berwarna dengan adanya sms lebaran~

  1. haris Said,

    saya juga mendapat sms yg ter-personalisasi (minjem istilahnya dik… :D)
    dan dari bu kasiyah juga, walopun saya ga tau isi pesannya sama atw ga yg jelas ada nama saya disms itu (jd terasa tersanjung.. :P), pdhl sy ngirim sms sekalian banyak…
    Bu Kasiyah emang dosen paling care dah… :D
    gimana temen2 yg laen ada yg merasakan hal yg sama?

    ~pertamax

  2. agungfirmansyah Said,

    Wah, asiq tuh sms si lutfi. Mantabzz :grin: .

    Btw, ente pernah baca sms yg mirip dg sms saya ga?
    Atau ada pernah liat anak yg dp sms yg sama kaya itu?

    Kemungkinan besar tidak. Wong itu saya buat kusus buat ente. Hehehehe…

  3. yans Said,

    iya, saya lebih milih sms terpersonalisasi.
    lebih tepat ke sasaran, dik.

    nggak mau kalah ama sidik yang punya strategi,
    saya juga bikin.
    lebaran tahun ini strateginya COUNTER ATTACK,
    jadi cuma mbales sms yang masuk aja. hehe.
    terpersonalisasi tentu.

  4. Sidicx Said,

    @ haris: Wah, beruntung deh kalo gitu…klo saya mah emang ngirim duluan sih ke Bu Kasiyah…

    @ agung: Nggak ada yang sama lah kayak punya ente…punya ente unique, huehuehue…

    @ yans: Hehe…strategi yang bagus juga…tapi klo kayak yans pasti yang saya kirimin bakal dikit…saya kan bukan orang yang populer sebagai orang baik di mata orang lain…beda jadinya, hehe…

  5. kamal Said,

    banyak bner SMS lebaran nt dik. ampe ratusan gitu… mantabz

    MustafaKamal.biz

  6. Sidicx Said,

    @ kamal: Alhamdulillah lagi ada rezeki buat beli pulsa lebih maal…

    Lagian kan ane ngerasa kayaknya bikin banyak salah sama orang-orang di sekitar ane…

  7. Ikhma Hariyanti Said,

    kalau saya banyakan bales sms daripada ngirim duluan,, hehee..

  8. -=«GoenRock®»=- Said,

    Kalau saya malah nemu sampe ada 4 orang berbeda yang ngirim SMS lebaran isinya sama persis! Dan setelah saya cek, ternyata itu sms lebaran ada di internet :P

Add A Comment

Sidicx The 10