Archive for the ‘Renungan’ Category
04
Bismillahirrahmanirrahim….
Dengan ini kuliah semester 6 dimulai…!!
Semester baru ini harus diawali, dijalani, dan diakhiri juga dengan semangat baru yang telah ter-charge selama sebulan lebih liburan ini. Ada yang menarik dari awal kuliah semester ini. Ada 2 sms yang datang dari temam saya yang isinya merupakan penyemangat di awal kuliah ini.
Pertama dari Munir.
Bersyukurlah kepada Allah atas apa yang Allah berikan pada kita hari ini. Karena besok belum tentu kita mendapatkan nikmat seperti hari ini. Kawan, mari berdoa semoga hari esok dan seterusnya menjadi hari yang lebih baik dari hari ini. Amin.
Jujur aja, jarang-jarang lo si Munir ngirim sms kayak gini. Hmm…kesambet apa lo Nir?? (becanda dink..). Anyway, thanx yaaa…
Kedua dari Hening.
Barangsiapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga (HR Muslim). Selamat kuliah lagi! Awali dengan basmalah. This term should be better!
Mbak yang satu ini emang selalu berusaha meng-encourage orang-orang di sekitarnya dengan energi positif. Makasih ya Ning. Kalo versi saya mah, This term must be better. Kalo misalnya sama aja berarti merugi donk. Apalagi kalo sampai lebih buruk, bisa celaka !!
Ayo temen-temen semua yang udah mulai kuliah lagi,
SEMANGKA !!! SEMANGAT KAWAAAANNNN !!!
13
Alhamdulillah pada hari Selasa kemaren gw berkesempatan untuk melakukan blogwalking. Blogwalking itu apa ya?? nama makanan apa nama mall?? Blogwalking itu gw artikan sebagai berjalan-jalan (bukan secara harfiah loh..) mengunjungi blog-blog milik teman-teman blogger yang ada di seluruh penjuru blogosphere. Nah, kemaren itu gw blogwalkingnya lumayan lama loh, dari sekitar jam 1 siang sampai menjelang Maghrib. Nggak cape sama sekali, malah dapet ilmu yang buanyak banget.
5 jam blogwalking itu nggak berasa loh. Terhitung blog-blog yang gw kunjungin itu nggak cuma punya anak-anak CSUI05 aja, tapi juga milik blogger-blogger papan atas dan terkenal di Indonesia. Oia, nggak cuma sekedar lewat dan membaca-baca doank, gw juga memberikan komentar atau meninggalkan jejak di shoutbox. Hitung-hitung kan silaturahim lewat dunia maya. Sekalian juga memperkenalkan diri dan mengajak kenalan gitu kalo misalnya main ke blog milik orang yang blom kita kenal.
Dan ternyata….Dunia itu luas sekali kawan. Gw yang biasanya jarang blogwalking, hampir nggak pernah malah, pas ngeliat dunia luar tuh jadi takjub. Kaget juga, ternyata blogosphere itu tuh sudah seluas ini yaaa…Benar-benar pesat sekali perkembangannya dibandingkan sama pas lagi awal-awal gw ngeblog.
Yang gw dapat dari blogwalking dan melihat luasnya dunia adalah bahwa gw itu nggak sendiri. Banyak orang-orang yang memiliki visi dan tujuan ngeblog yang sama seperti gw. Banyak orang yang ingin berbagi lewat blog. Banyak orang yang ingin memberikan lebih banyak manfaat lewat blog. Banyak yang ingin mencari sebanyak-banyaknya teman lewat blog. Mereka sama seperti gw. Dan gw senang akan kenyataan itu. Alhamdulillah…
Gw dapet banyak banget pengetahuan baru. Gw jadi tahu apa sih itu SEO dan bagaimana memasarkan blog setelah berjalan-jalan ke blog-blog yang ngomongin tentang internet marketing. GW jadi tau tentang kasus Bersihar Lubis yang disidang hanya karena mengatakan “orang dungu” kepada pihak aparat yang melakukan pembakaran terhadap buku-buku sekolah. Gw jadi tau tentang proyek website pariwisata Indonesia, www.my-indonesia.info yang menghabiskan uang 17,5 miliar rupiah (itu uang semua looh..). Gw jadi tahu banyak hal baru. Dan gw makin haus untuk terus menggali hal-hal baru tiap kali gw blogwalking.
Gw juga mendapat kesempatan dikunjungi oleh blogger-blogger terkenal (seperti dibilang sama iLm@N), seperti mas Puji, mas Mbilung dan Paman Tyo. Ada juga leksa yang sudah terkenal di dunia blogosphere Indonesia. Alhamdulillah gw mendapat banyak teman baru. Selain yang sudah disebutkan, gw juga jadi punya teman baru bernama fadli, salah seorang kontributor untuk ayongeblog.com. Dia ingin meminta ijin ke gw untuk me-review www.sidicx.com. Wah, subhanallah nggak nyangka sama sekali kalo ada orang yang mau me-review www.sidicx.com yang isinya cuma kayak gitu. Makasih banget ya Fad…
Oia, silahkan lihat disini untuk melihat review yang dibuat Fadli di ayongeblog.com
Semua hal yang udah gw rasakan, mulai dari blogwalking, melihat dunia, berkenalan dengan blogger-blogger di seluruh penjuru blogosphere (gw sampai tersesat di belantara Bali, Makassar, dan Yogyakarta loh…), dikunjungi balik oleh blogger-blogger terkenal, sampai terakhir ini www.sidicx.com di-review, membuat gw makin semangat buat ngeblog.
Ngeblog dengan cinta. Ngeblog dengan hati. Ngeblog dengan tanggung jawab. Ngeblog yang bermanfaat. Ngeblog yang menjalin silaturahim. Ngeblog yang makin asik aja…
Ayo terus ngeblog….!!!
10
Assalamualaikum…
Saat pertama kali gw bikin sidicx.com, tepatnya sih menghosting dan membeli domain sendiri, gw terpikir ingin melakukan proses pengembangan terhadap ‘rumah’ gw ini. Di awal adanya sidicx.com, gw cuma ingin proses pindahan dari sidicx.blogspot.com ke sidicx.com ini berjalan lancar. Lancar dalam artian semua kenangan berupa postingan, komen, dan kategori bisa diimport dari blogger ke sini. Dan alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, walaupun harus dicoba berkali-kali meng-import, ada kali puluhan kali gw import tapi gagal melulu. Baru berhasil pas gw meng-import jam setengah 11 malam. Mungkin saat itu traffic internet nya udah mulai sepi kali ya…
Nah, sekarang gw Insya Allah udah punya pandangan jauh ke depan tentang sidicx.com. Berhubung dunia blogosphere saat ini udah berkembang sangat-sangat pesat, gw juga nggak mau ketinggalan donk. Masa gw mau sih ketinggalan sama anak SMP kelas 2 atau anak SD kelas 5 yang blognya udah bener-bener establish dan punya basis pembaca rutin?? Nggak mau lah gw..
Kembali lagi ke topik pengembangan…
Secara umum, gw membaginya ke dalam 3 tahapan. Gw coba menganalogikannya dengan pesawat terbang, secara gw suka sama hal-hal mengenai pesawat terbang.
Tahapan pertama adalah persiapan lepas landas. Insya Allah blog gw ini sudah siap lepas landas, tinggal penyempurnaan di sana sini saja demi kenyamanan membaca. Parameter yang gw pake adalah blog gw Insya Allah nggak down lagi, dibukanya cepat, dan ter-aggregate. Hal ini dikarenakan gw udah pindah hostingan dari lokal ke Amrik. Kalo mau tahu baca selengkapnya di sini. Selain itu, gw udah punya basis pembaca yang cukup. Bahasa lainnya, setidaknya ada yang baca lah, hehehe…
Tahapan kedua adalah lepas landas dan menambah ketinggian. Kalo di tahap pertama basis pembaca gw kebanyakan adalah temen-temen yang udah gw kenal, pada tahap ini gw pengen melebarkan sayap. Gw pengen punya banyak temen-temen baru di dunia maya. Untuk hal yang satu ini jelas gw ketinggalan jauh dibandingin sama iLm@n dan Adit. So, sebagai langkah awal gw pengen blogwalking dan komen-komen di blog-blog temen-temennya mereka berdua, sekalian promosiin blog gw plus ngajak tukeran link. Kalo mereka nggak kenal, bilang aja temennya iLm@N atau Adit gitu, hehehe…
Masih di tahapan kedua, gw juga akan lebih aktif secara online. Gw harus mengalokasikan waktu untuk bisa bersilaturahim secara online dengan temen-temen gw. Cara nyatanya adalah sering-sering blogwalking dan meninggalkan jejak dengan komen atau shout. Terutama buat temen-temen yang blognya udah ada di links gw. Gw pengennya nama-nama itu bukan cuma numpang nampang di links gw aja, tapi bisa bener-bener saling mengunjungi blog. Pengen ngeganti istilah tukeran link jadi saling kunjung blog gitu, hehehe…
Selain itu, gw juga harus makin mengaktifkan diri di acara-acara atau forum-forum yang berkaitan dengan blogosphere. Minimal gw harus kembali aktif di forum blogfam deh kayak dulu lagi. Kalo ada acara-acara kopdar atau ketemu-ketemu juga kalo bisa ikut. Lumayan kan nambah kenalan baru di channel offline. Oia, target besar adalah gw harus ikut Pesta Blogger 2008 berhubung yang kemarin nggak bisa ikut karena Mbak Yanti nikah di hari yang sama.
Yang tadi tentang aktif di ke luar. Jangan lupa juga gw harus ‘aktif’ di dalam yaitu rutin mengisi blog. Target gw bukan ke depannya adalah memposting 15 kali dalam 1 bulan dan minimal dalam 1 minggu ada 2 postingan. Nggak cuma dalam hal kuantitas. Gw juga akan meningkatkan kualitas tulisan gw. Nggak lagi-lagi cuma sekedar ngeluh atau curhat coret-coret nggak jelas. Apalagi membuat postingan kontroversial yang bikin orang berantem di dunia maya atau dunia nyata. Maaf, terbawa emosi…Ingatin gw yaa kalo nantinya gw lupa target posting gw, entah lama nggak update atau posting yang nggak penting.
Visi besar gw adalah menjadikan sidicx.com menjadi blog yang BBB. Eiitts…yang ini bukan BBB yang itu loh…sidicx.com menjadi “Bukan Blog Biasa”, artinya bener-bener jadi Fantasista seperti namanya. Gampangnya ya Postingnya banyak dan rutin, tulisan berkualitas dan membawa manfaat, serta ramai dikunjungi dan membuat silaturahim makin erat. Amin…
Tahapan ketiga adalah menjaga ketinggian. Nantinya (Insya Allah) setelah sidicx.com establish dengan mantabh, punya basis pembaca rutin yang banyak dan memperoleh feedback positif, maka yang paling penting adalah tetap konsisten dan tetap komitmen. Komitmen untuk memberikan yang terbaik lewat sidicx.com dan konsisten menjaga kualitas dan mutu tulisan. Gw optimis sidicx.com akan sampai ke saat-saat itu seperti orang-orang hebat yang telah sampai di titik itu, seperti Pak Nukman Luthfi, Mas Romi Satria Wahono, Pak Wimar Wietolar, Mas Budi Putra dan Mas Enda Nasution.
Sekarang adalah titik tolak dari segalanya di masa depan. Kalau bukan sekarang, kapan lagi??
M Sidik
Wassalam…
ps: wajib gw baca nih biar ga lupa sama rencana dan visi gw untuk sidicx.com ^_^
22
Maaf Om…Maaf Tante…
buat semua yang ngerasa sedih, marah, kesal, bete, ataupun sebagainya ke gw.
Gw minta maaf dari hati yang terdalam…Gw berani kok ngomong langsung ke orangnya. Sekarang juga. So, bilang aja langsung ke gw…nomor hape gw 08567820110. Tuh…sms atau telp kalo emang butuh…
Sekali lagi Maaf…………………………………………………………….
Gw nggak pengen hubungan gw sama lo-lo pade jadi rusak gara-gara hal tersebut. Buat lo yang komen shoutbox, siapapun lo, gw juga minta maaf sama lo atas kesalahan gw…gw juga udah maafin lo walaupun lo udah ngatain gw…
~MenyebarkanVirusPerdamaian~
19
Kali ini gw pengen mencoba menulis sesuatu yang berbeda dari biasanya. Kan biasanya gw cerita tentang kehidupan gw gitu di blog, nah sekarang gw pengen mencoba sharing mengenai cara-cara orang-orang dalam melepaskan rasa marah, kesal, sedih, dan bete dalam dirinya. Karena gw pun pernah mengalaminya dan juga sering melihat lingkungan sekitar gw juga yang seperti itu, so gw pengen berbagi aja nih.
Secara garis besar sih ada dua cara seseorang melepaskan amarah (dalam hal ini adalah perasaan yang campur aduk antara sedih, marah, kesal, bete, rasa bersalah, dll) di dalam dirinya. Cara yang pertama adalah cara yang bisa dibilang positif, sedangkan yang kedua adalah cara negatif.
Cara Positif
Mengapa dibilang positif. Pertama, karena cara ini tidak menyakiti diri sendiri. Kedua, karena cara ini tidak menyakiti orang lain. Ketiga, karena cara ini tidak merusak lingkungan. Keempat, karena dengan cara ini kita bisa berusaha menjadi lebih baik. Kelima, karena dengan cara kita bisa menggali hikmah yang berada di balik tiap hal.
Pengalaman pribadi gw adalah, dengan cara ini Insya Allah semua masalah bisa teratasi dengan baik. Pada akhirnya juga memperkecil keburukan yang dihasilkan. Penasaran caranya seperti apa? Mari kita bedah bersama-sama.
- Curhat sama Allah?? Why Not?!
Seseorang yang sedang dilanda amarah biasanya membutuhkan pihak lain untuk menemaninya atau sekedar mendengarkan cerita dan curahan hatinya. Tiap orang memiliki preferensi yang berbeda-beda mengenai siapa pihak yang dipercayanya untuk curhat. Ada yang curhat sama temen, sahabat, nyokap, kakak, adik, guru BK, psikolog. Ada yang memilih curhat ke benda mati seperti buku harian alias diary atau menulis di blog. Ada lagi yang lebih memilih untuk menyimpan sendiri atau membiarkan bantal menjadi alas tangisnya. Nah, ada juga orang-orang yang memilih curhat kepada Allah, Dzat Yang Maha Mendengar.
Memang nggak ada salahnya untuk mencurahkan isi hatinya dengan cara atau ke orang-orang tertentu seperti disebutkan diatas. Namun, sangat lumrah apabila manusia mengharapkan agar si pihak yang dipercayainya untuk mendengarkan curhatnya itu selalu ada dan siap membantu kapanpun dan dimanapun. Untuk yang satu ini, jelas Allah lah yang pasti akan selalu ada dan selalu memiliki solusi yang terbaik bagi kita semua. Gw sendiri kalo punya masalah yang sudah terlampau berat dan gw nggak menemukan solusi terbaik saat gw bercerita ke manusia/benda mati, pasti gw akan beralih untuk curhat sama Allah.
Nggak usah malu untuk menangis di hadapan Allah. Dari lahir aja manusia udah nangis. Biasanya kalo pengen menenangkan diri gw akan bangun di malam hari untuk sholat malam kemudian bermunajat ke Allah. Menangislah sejadi-jadinya. Berdoalah sepuasnya. Berceritalah sebanyak-banyaknya. Karena Ia selalu ada untuk kita. Hanya saja memang kita yang tidak menyadari bahwa ada Allah yang serba memiliki segala macam solusi atas permasalahan yang melanda kita. So, mendekatkan diri kepada Allah bakalan bikin hati kamu yang lagi dilanda amarah menjadi tenang.
- Lampiaskanlah ke kegiatan yang positif
Seseorang yang lagi dilanda amarah biasanya memiliki energi yang membuncah alias banyak. So, perlu pelampiasan untuk hal itu. Nah, sebaiknya kita bisa mencari sarana pelampiasan yang positif. Salah satu cara adalah dengan berolahraga. Olahraga apa saja yang mengeluarkan kalori dan energi. Sehingga kadar energi kita kembali normal lagi.
Kalo pengalaman gw, olahraga menjadi sarana yang paling sering dan efektif untuk melampiaskan amarah gw. Maen sepakbola atau futsal jadi salah satu pilihan utama gw. Enak banget deh kalo bisa maen bola. Jadi, energi amarah kita keluar menjadi kekuatan tendangan kita, atau kecepatan lari kita, atau kegesitan gocekan kita. Itu kalo bermain sepakbola atau futsal yang normal.
Cara lain yang pernah gw praktekan adalah menendang bola ke tembok atau properti yang kuat lainnya. Tendanglah sekencang-kencangnya bola itu. Lakukan terus sampai anda merasa sudah cukup terlampiaskan. Biasanya gw baru berhenti kalo gw udah cape banget. Kita akan dapat manfaat yaitu kekuatan tendangan akan meningkat, stamina meningkat, dan amarah terlampiaskan, hehe…Atau cara lain yang pernah gw praktekan juga adalah berlari. Berlarilah sesuka hatimu, entah kencang atau pelan, berlari mundur atau menyamping. Yang penting energi kita tersalurkan. Bisa dikombinasikan dengan menggiring bola. Manfaatnya banyak sekali. Sehat, stamina meningkat, kecepatan lari meningkat, dribbling juga meningkat, dan amarah terlampiaskan, hehe…
Kesimpulan singkatnya, olahraga bisa menjadi alat pelampiasan yang sangat tepat di saat segala rasa bercampur aduk di dalam hatimu…Tapi yang pasti, jangan biarkan rasa amarah itu berada terlalu lama dalam dirimu. Perlahan ia bisa menggerogoti dirimu dan akhirnya bisa menjadikan dirimu terkungkung dalam kemuraman…halah…sok serius nih gw…tapi emang bener sih…
(BERSAMBUNG KE PART SELANJUTNYA, KALO SEMPET ^_^)
09
Selesai sudah.
Sekali lagi gw menggunakan logika dalam memahami masalah ini. Dan akhirnya yang terjadi adalah gw gagal lagi. Mungkin gw kebanyakan bergaul sama komputer kali yaa…sampai akhirnya kemampuan perasaan gw untuk merasa menjadi semakin melemah.
Gw pikir, yang terbaik lah yang bakalan memenangkan sebuah kompetisi. Tapi nyatanya nggak seperti itu. Yang akhirnya berkuasa untuk memilih pemenangnya adalah perasaan. Yaa..hati…Dan entah kenapa gw lupa kalo manusia punya hati untuk merasa, tidak hanya otak untuk berpikir.
Gw lelah. Gw cape. Gw ingin diam. Gw ingin pergi. Gw ingin sendiri. Tapi gw butuh kalian. Gw butuh sokongan kalian. Gw butuh penyemangat. Gw butuh peredam. Karena gw rapuh…
Setelah postingan ini selesai gw tulis, gw berjanji pada diri gw untuk kembali ke diri gw yang sebenarnya. Tanpa memakai topeng kesempurnaan. Karena memang gw nggak mungkin sempurna. Tanpa topeng keramahan. Karena kadang emang gw nggak ramah. Tanpa topeng apapun. Hanya jadi diri gw. Mohamad Sidik. Sidicx.
Jalani hidup di atas jalan yang nyata, bukan jalan yang penuh khayalan dan mengawang-awang. Tak perlu menjadi orang lain untuk bisa membuat dunia tersenyum. Satu senyum manis yang tulus pun dapat membuat dunia tersenyum balik kepada ku.
SEMANGAT…!!!
16
Pada bulan Ramadhan yang telah kita lalui bersama, gw merasakan banyak cinta yang bertebaran. Entah itu dapat mudah kita rasakan ataupun hanya tersirat saja. Cinta Illahi sudah pasti yang utama. Benar-benar pada bulan Ramadhan semua orang beriman berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan cintanya Allah. Yang Maha tercinta pun tidak kalah banyaknya menyebarkan cinta kepada umatNya. Seperti yang kita tahu, Ramadhan kan bulan penuh berkah, penuh ampunan, penuh kenikmatan. So, Cinta inilah yang paling indah. Umat mencinta Rabbnya dan Rabb pun mencinta umatNya.
Cinta lain yang gw rasakan adalah cinta orang tua dan cinta keluarga. Sebagai satu paket, cinta ini tidak kalah indahnya. Ramadhan menjadikan waktu-waktu terbaik untuk berkumpul bersama keluarga. Banyak orang termasuk gw pastinya merindukan bisa berbuka bersama keluarga. Ada kecintaan yang mendalam dan makin terasa ketika Ramadhan datang di dalam keluarga muslim. Apalagi menjelang akhir Ramadhan. Kecintaan anak pada orang tuanya semakin membuncah, terlihat dengan adanya kebiasaan mudik. Ingin rasanya bertemu dan bersimpuh di kaki orang tua tercinta. Gw sangat merasakan Ramadhan ini, cinta pada Orang tua dan keluarga. Dan semua itu terfasilitasi oleh adanya Ramadhan yang suci.
Ramadhan juga mengajarkan kita akan cinta sesama manusia. Terlihat sekali dengan banyaknya orang yang ingin berbagi pada sesama. Acara-acara seperti buka bersama dan sahur bersama menggambarkan hakikat manusia yang memang ingin mencintai sesamanya. Gw pun merasakan ini. Gw bahagia bisa berbuka bersama teman-teman. Bahagia juga bisa membagikan makanan sahur pada saat Share on Sahur. Bahagia sama berbagi cinta. Ramadhan sekali lagi menjembatani antar elemen umat dengan adanya zakat fitrah di akhir bulan. Zakat seakan menjadi bukti kecintaan manusia kepada Allah dan kepada sesama manusia, dengan mengeluarkan sebagian dari harta kepemilikannya. Cinta pada Illahi dan cinta sesama mengalahkan cinta pada harta yang fana.
Ramadhan juga menjadi lebih penuh saat kita menyadari akan indahnya perbedaan. Mencintai perbedaan, dalam artian tidak menjadikan perbedaan sebagai pembeda antara kita. Contoh nyatanya adalah tanggal jatuhnya Idul Fithri yang berbeda antara sesama muslim. Janganlah kita menjadikan itu sebagai hal besar yang perlu dipermasalahkan. Anggaplah itu sebagai indahnya perbedaan. Dengan kita menyadari bahwa perbedaan itu anugrah, Insya Allah nuansa cinta semakin bermekaran.
Di Ramadhan tahun ini gw juga merasakan cinta. Cinta yang gw harap berbalas. Cinta yang gw harap menjadi cinta gw yang sejati. Cinta yang sedang dalam masa perkembangan. Ibarat anak kecil, cinta gw ini sedang lucu-lucunya. Harapan gw nggak banyak. Semoga cinta ini benar cinta sejati. Di Ramadhan ada cinta. Semoga di Syawal dan di bulan-bulan berikutnya cinta ini semakin berbunga. Dan semoga di Ramadhan yang akan datang, gw dapat dipertemukan dengan cinta gw untuk bisa merasakan manisnya cinta gw ini. Amin.
Kan kurindu selalu dirimu wahai Ramadhan yang penuh cinta.
16
PERNYATAAN RESMI: SAAT INI SIDICX UDAH NGGAK DEKET-DEKET SAMA SIAPA-SIAPA.
Biar clear aja nih, Sidicx sekarang nggak sedang deket-deket atau bahasa kerennya pedekate sama seseorang. Kalo masih blom sadar ya baca postingan beberapa waktu yang lalu. Hal ini gw beritakan supaya nggak ada lagi gosip atau omongan-omongan tentang gw dan seseorang.
Bulan Ramadhan Sidicx pengen deket-deket sama Allah aja….lebih enak kan daripada deket-deket sama orang. Kalo deket sama Allah, Insya Allah kita akalan dmudahkan segala macam keinginan dan cita-citanya. Kalo deket-deket sama manusia, malahan direpotin mulu. Itu yang terjadi sama gw. Niatnya baik malah diragukan keikhlasannya.
Jadi gini nih, gw kan kemaren Senin sore jalan-jalan ke Detos bareng Danu, Nur, Adhit, Mursal, dan Krisna. Si Adhit pengen beli karcis buat nomat bareng Iwiet, kalo si Krisna katanya mau nyari buku di TM Bookstore. Pas sampe di Detos, Adhit langsung misah ke lantai paling atas dimana bioskop berada. Kita yang sisanya ngikut sama Krisna ke TM Bookstore. Kemaren tuh pengalaman pertama gw ke toko buku itu. Gw sih menyebutnya “another bookstore selain Gramedia dan Gunung Agung”. Ternyata, di toko buku itu diskonnya gede-gedean. Jadi pengen gw….
Awalnya sih sempet agak bete juga, karena kenapa diajakin ke sini pas lagi nggak bawa uang banyak di dompet. Eh, pas dipikir-pikir bisa lah buat beli buku. Terus pas liat-liat buku, gw keinget seseorang. Dia baru aja mendapatkan kenikmatan untuk bisa mencapai suatu titik penting dalam hidupnya. Sori gw nggak bisa cerita lebih karena ntar bisa dengan jelas diketahui. Cukup ceritanya aja. Karena dia lagi bahagia, gw langsung kepikiran ngasih dia hadiah. Semoga bermanfaat bagi fase kehidupan barunya.
Hadiahnya apa?? Ya buku lah….kalo lagi di dealer mobil baru hadiahnya mobil (nggak mungkin banget, duit darimana coba?). Ternyata ada buku yang cocok banget nih buat dia. Pas diliat juga, wah buku itu udah best seller. Berarti bukunya keren. Pas diliat harganya, hmm affordable lah. Ada diskonnya juga lagi. Ya udah gw langsung memutuskan untuk beli tuh buku. Selesai bayar, gw bilang sama yang lain pengen nyari kertas kado. Tapi akhirnya nggak jadi karena gw bilang ntar di deket rumah aja gw belinya. Ya udah, itu cerita tentang belinya.
Yang penting pengen gw ceritain sih gw beli tuh buku dengan tujuan PURE buat berbagi kebahagiaan kepada seseorang yang lagi bahagia. Krisna, Danu, Nur, dan Mursal bisa ngeliat dari mata gw mungkin, gimana excitednya gw pas ngebeli tuh buku. Gw juga cerita tuh buku buat siapa, dan mereka bilang kalo hadiahnya bagus dan pas banget. Alhamdulillah deh.
Niatnya gw pengen ngasih tuh hadiah hari itu juga, but karena pulangnya malam dari Detos, dianya juga udah nggak ada. So, gw memutuskan ngasih besok aja, malahan lebih bagus karena bisa dibungkus kado dulu. Singkat cerita, hari ini (Selasa) gw ngasih tuh kado ke dia. Di tempat yang cukup pas, gw kasih deh. Pas gw berikan ke dia, nggak langsung diambil sama dia. Tahukah anda apa yang dikatakan oleh si dia itu??
“Ikhlas nggak ***??”
Deg…dalam hati, gw ngerasa agak tersinggung dan sedih aja. Masa niat ikhlas dengan disertai kerja keras gw bukan ngebungkus tuh kado. Gw tuh kayaknya blom pernah bungkus kado sendiri, baru kemaren aja gw berusaha biar bagus ngebungkusnya. Dan dia malah menanyakan keikhlasan gw….
Gw dengan yakin ngejawab, “Ikhlas”
Dia nanya lagi, “Yakin?”
Gw jawab lagi dengan penuh keyakinan dan mimik muka yang serius, “Yakin.”
“Ya udah. Makasih ya ***”, jawaban penutup dari dia.
(kira-kira kayak gitu deh pembicaraan singkat….)
Baru deh tuh kado diambil dengan agak berat hati. Oiya, spoiler dikit deh, si dia itu adalah seseorang sempet bikin gw deket-deket. Kok malah gini ya jadinya? Nggak nyangka juga. Emang sih gw sempet deket-deket sama dia, tapi JUJUR untuk saat ini gw udah nggak ada niatan deket-deket sama dia. Kado ini murni ucapan selamat gw buat dia karena dia sedang bahagia. Sayang banget malah disalah artikan.
Tambahan juga pesan dari dia.
Dia nggak akan buka kesempatan buat gw deket-deket lagi sama dia.
Penegasan dari gw.
Gw, Mohamad Sidik, nggak bakalan deket-deket lagi sama dia.
Sekarang gw udah ngambil kesimpulan. Gw sempet berpikir, mungkin dia itu yang terbaik untuk gw. Nyatanya? jelas bukan. Masih banyak “seseorang-seseorang” lainnya yang jauh lebih baik dari dia. Jelas setelah ini gw pasti bakal agak jaga jarak sama dia. Dia yang minta dan gw juga pengen ngejauh dulu dari dia. Salah-salah malah gw sendiri yang repot. Jadi, cukup sampai di sini dan nggak bakalan ada lagi kesalahan-kesalahan masa lalu yang gw lakukan.
Resolusi untuk ke depannya:
- Lebih baik terus memperbaiki diri, agar diberikan kekasih hati yang baik hati.
- Yakinkan diri, Allah pasti tau yang terbaik bagi hambanya.
- Jangan kau curi lagi hatiku, karena hatiku milik Yang Maha Tercinta.
- Fokus pada target-target pribadi yang telah dibuat.
- Nikmati Ramadhan.
- Nikmati hidup.
Selesai.
06
Ada beberapa harapan yang dalam waktu dekat pengen gw penuhi…
1. Ganti layout blog….pengen banget padahal…nah mumpung lagi liburan mending dipake buat berkreasi…
2. Belajar programming. Yang ini mah emang udah pengen dari dulu. Kalo C++, mumpung semester depan (atau depannya lagi) bakalan ada GrafKom ya udah sekalian aja…Kalo bahasa pemrograman lain yang pengen gw pelajari ada Ruby, C#, .Net, dll…
3. Ngajar Privat lagi. Kemaren” tuh sempet berhenti karena gw yang susah banget menyesuaikan waktu sama anak murid gw. Semoga jadwal kuliah semester depan membantu gw bisa ngajar lagi. Soalnya uang bulanan dari Limas pas doank…ga ada yang ditabung. Semoga si Dida masih mau les privat lagi.
4. Jadi Humas yang baik. Insya Allah ke depannya gw bakalan dapet amanah jadi Humas di 2 tempat. Pertama jadi Ketua Biro Humas dan Media BEM Fasilkom UI 07/08. Kedua jadi PJ Humas Publikasi dan Dokumentasi PMB 2007 (uuppss, masih rahasia ga ya?). Semoga skill komunikasi gw bisa makin terasah dan menjadikan diri gw lebih bisa bersosialisasi dengan beragam tipe manusia.
5. Mulai menulis kembali. Kegiatan menulis gw sempat terhenti beberapa waktu lamanya karena komputer gw yang rusak. Bahkan banyak tulisan gw yang lama hilang juga. Gw udah bertekad untuk secara rutin menulis di blog ini. Selain itu juga akan mulai menulis cerpen dan puisi lagi. Harapan terbesar sih ingin punya buku sendiri…hehe…ayo semangat jadi penulis !!!
6. Belajar Overclocking. Kalo yang satu ini baru muncul setelah punya komputer baru. Semangat banget karena emang spesifikasinya sangat memadai untuk di-overclock. Butuh banyak literatur nih buat hal ini…
7. Fusion’s Revival. Kalo yang ini harapan dari lamaaaa banget. Udah kepengen menghadirkan musik yang keren dan bermutu bagi seluruh penikmat musik di dalam maupun luar negeri. Sekarang sih lagi banyak latihan biar makin kompak dan mantabh.
Udah itu dulu…oiya…sekarang gw udah sadar sesadar-sadarnya….BANYAK YANG SAYANG SAMA GW !!!!
Ganbatte..!!!
27
Assalamualaikum….
Hari ini, Rabu, 27 Juni 2007, usia gw telah tepat 19 tahun. Alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan hidup ini pada gw. Entah kenapa banyak orang yang nggak mensyukuri nikmat hidup ini dengan hanya berkeluh kesah saja, tanpa ada usaha untuk memperbaiki diri. Semoga gw nggak berada dalam golongan orang itu, Amin.
Seperti biasa ultah gw kali ini nggak banyak diinget orang-orang yang gw kenal. Gw nggak pernah kecewa. Lagi ngapain juga kecewa, ada pengaruhnya apa ke diri gw?? Sejarah hidup gw dari kecil sampai saat ini, ultah nggak pernah dirayain. Penting emang ya?? Bahkan temen-temen terdeket sekalipun nggak inget sama hari ultah gw. Emang ada masalah ya Dik??
Pada usia yang udah 19 tahun ini, gw ingin memaknai ultah gw nggak sekedar ucapan lisan semata. Kado yang terindah bagi gw adalah perbuatan dan nggak hanya dengan kata-kata. Ya, walaupun dengan kata-kata pun sudah dapat menandakan orang itu perhatian sama gw. But, tetep yang utama adalah perhatian yang sifatnya empati dan perbuatan.
Alhamdulillah sampai saat ini ada beberapa orang yang udah ngucapin met ultah ke gw. Ada juga yang nggak ngucapin sih, tapi nggak masalah. Bapak gw walaupun nggak ngucapin pun gw udah sadar sesadar-sadarnya bahwa dia tuh sayang sama gw. Kakak gw pun ada yang nggak ngucapin bukanlah berarti mereka nggak sayang sama gw. Karena emang pada kehidupan sehari-hari mereka telah menunjukkan kasih sayangnya bagi gw.
Dua orang sahabat sejati terdekat gw juga nggak ngucapin ultah ke gw. Tapi hari Selasa kemarin mereka udah memberikan kado terindah bagi gw. Gw, Indra AP (Indra) dan Indra AS (Aji) akhirnya bisa maen band di studio lagi. Setelah terakhir kali maen band bareng tuh lebih dari 2 tahun yang lalu. Yah, walaupun bisa dibilang maen bandnya cuma lucu-lucuan doank (lah, cuma bertiga doank…), tapi gw sangat puas dan bahagia. Kita bawain lagu-lagu lama sampe lagu baru, mulai dari Alkisah, Bawakan Bintang di Langit, Deasy, Harum, Serpihan Mimpi, Gadis Berjilbab Biru, sama satu lagu barunya si Indra. Yang paling berkesan sih pas lagi nyanyi Gadis Berjilbab Biru (GBB). Lagu ini adalah satu di antara lagu-lagu Fusion yang berjenis ngebeat. Iramanya pun ceria. Asik banget dah bawainnya. Pokoknya gw dapet kado istimewa dari dua sahabat terdekat gw itu…
Kampus pun tetap sepi. Gedung-gedung melingkar tetap dengan sombongnya tegak berdiri. Penghuninya tak menampakkan dinamika kehidupannya. Sama seperti hari ini. Orang-orang tetap sibuk dengan kehidupan masing-masing. Jarang yang ingat dengan hal kecil seperti ulang tahun temannya. Namun, sekali lagi sungguh itu tak menjadi masalah bagi gw. Yang penting mereka tetep jadi temen yang baik buat gw. Nggak cuma pas lagi gw ulang tahun, tapi juga di keseharian gw.
Oiya, gw list aja deh sapa aja yang sampe gw nulis ini udah ngasih ucapan. Pertama kali di hari ini adalah Ibu gw tersayang. Setelah itu Hening dengan SMSnya yang memberi semangat di hati. Terus ada Munir yang tetep inget sama Ultah gw. Dilanjutkan sama Puti yang tetep semangat selalu. Terus ada juga Mardi yang memberikan ucapan ultah balik ke gw. Ada juga Mbak Yanti yang ngucapin ultah sebelum berangkat kemana gitu. Terus di kampus ada Mursal, Lia, Tanto, Smile, Mahend, Kemal dan bapak/ibu ber-no hp 0811864035, Yudha, Bari, Ichsan, Yoyo, Nisa, Pipit, Irvan. Udah.
Ada lagi yang bermakna bagi gw pada usia gw yang 19 tahun ini. Gw udah bisa memberikan kado terindah bagi diri gw sendiri. Hmmm…memang gw nggak biasa dan nggak dibiasakan untuk menerima hadiah dari orang lain. Apalagi harus meminta-minta hadiah saat ultah. Nggak gw banget. Back to topic.
1. Komputer baru. Gw baru aja beli komputer baru. Bener-bener baru. Ntar deh detailnya gw ceritain di postingan yang lain.
2. Nilai-nilai kuliah yang baik. Excellente !! Kabar gembira bagi gw dan orang-orang yang mencintai gw. Nilai gw masih naik (dan Insya Allah akan tetep naek). IP gw di semester 3 adalah 3.35 dan di semester ini naek menjadi 3.45. IPK pun naek dari 3.22 menjadi 3.28. Alhamdulillah. Hal itu berarti beasiswa gw bakal tetep terjaga, hehe….
3. Fusion’s revival. Seperti gw bilang di atas, niatan untuk menghidupkan kembali Fusion sudah sangat membara di hati gw, Indra dan Aji. So, tinggal nunggu waktu buat menghadirkan musik yang keren bagi para pendengar.
Ketiga kado itu dari gw sendiri. Semoga ke depan gw bisa memberikan yang terbaik bagi diri gw sendiri dan untuk orang-orang di sekitar gw, Amin.
Terakhir, terima kasih buat yang ingat sama ultah gw. Buat yang nggak inget juga nggak papa kok. No Hard Feeling. Yang paling penting bagi gw adalah lo jadi temen gw yang baik setiap hari, nggak cuma hari ini pas gw ultah aja.
Wassalam.
Sidicx
Manusia berusia 19 tahun
Berusaha terus memperbaiki diri dari hari ke hari


